• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Menavigasi Labirin Syawal Antara Silaturahmi dan Kolesterol

Penulis : Muh Anwar. HM

Muh. Anwar by Muh. Anwar
25 Maret 2026
in Berita Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Menavigasi Labirin Syawal Antara Silaturahmi dan Kolesterol
76
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

BeritaPers. Opini || Memasuki gerbang Syawal, atmosfer dunia seketika berubah. Jika bulan lalu suasana dipenuhi dengan heningnya doa dan perut yang bergemuruh sopan, kini peta kekuatan telah bergeser. Syawal muncul bukan sekadar sebagai penanda kemenangan, melainkan sebagai ujian sesungguhnya bagi kancing celana yang mulai kehilangan daya rekatnya akibat gempuran karbohidrat masif.

Fenomena ini dimulai sejak fajar 1 Syawal menyingsing. Secara serentak, jutaan umat manusia melakukan transisi dari mode “hemat energi” ke mode “unlimited storage”. Piring-piring yang sebulan penuh tampak bersahaja, kini berubah menjadi medan pertempuran bagi rendang, opor, dan sambal goreng ati yang berenang dalam lautan santan yang menggiurkan sekaligus mengancam.

Syawal adalah momen di mana pertanyaan-pertanyaan “ajaib” mulai bertebaran lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Dari “kapan lulus?” hingga “kapan nyusul?”, semua pertanyaan tersebut seolah menjadi bumbu pelengkap yang lebih pedas daripada cabai rawit di dalam tahu bakso. Inilah seni diplomasi tingkat tinggi yang harus dikuasai oleh setiap individu di meja makan.

Namun, di balik kegembiraan itu, ada duka yang tersembunyi di sudut lemari pakaian. Sebuah survei imajiner menyebutkan bahwa tingkat stres kancing celana meningkat hingga 200% pada minggu pertama Syawal. “Saya sudah berjuang sekuat tenaga, tapi ketupat kelima ini benar-benar di luar kapasitas saya,” bisik sebuah kancing celana yang tampak sedang berada di ujung tanduk pengabdiannya.

Berpindah ke aspek kesehatan, bulan Syawal sering kali menjadi ajang “balas dendam” yang terorganisir. Seolah ingin membayar lunas waktu makan yang hilang, banyak dari kita yang menganggap perut sebagai black hole yang mampu menyerap segala jenis kue kering. Nastar dan kastengel yang tadinya tampak manis dan lugu, tiba-tiba menjelma menjadi tumpukan kalori yang siap menetap permanen di area pinggang.

Meski penuh dengan asupan lemak, esensi Syawal tetaplah tentang pembersihan sengketa hati. Ini adalah waktu di mana “blokir” di media sosial dibuka, dan jabat tangan menjadi jembatan bagi tembok ego yang sempat meninggi. Lucunya, permohonan maaf sering kali dilakukan sambil mengunyah kerupuk, membuktikan bahwa perdamaian dunia memang lebih mudah dicapai saat perut dalam kondisi bahagia.

Dari kacamata ekonomi, Syawal adalah musim di mana uang kertas mendadak memiliki “sayap”. Fenomena cashflow satu arah dari dompet orang dewasa menuju amplop kecil berwarna-warni milik anak kecil adalah pemandangan yang mengharukan sekaligus memilukan bagi para paman dan bibi. Di sini, nilai persaudaraan diukur bukan dengan angka, melainkan dengan keikhlasan melihat saldo ATM yang melandai.

Tak lupa, kita harus menyoroti fenomena “Reuni Dadakan” di setiap sudut kota. Syawal mengubah setiap gang sempit menjadi panggung peragaan busana dadakan. Gamis dan baju koko dengan tren warna terbaru saling berseliweran, menciptakan gradasi warna yang lebih kompleks daripada spektrum pelangi, semuanya demi konten media sosial yang estetik dan tampak “fitri”.

Memasuki pertengahan bulan, barulah kesadaran kolektif mulai muncul. Janji-janji manis untuk mulai berolahraga kembali berdengung di telinga. Gym yang sebulan sepi mulai dilirik kembali, meski sering kali hanya berakhir sebagai niat yang tertutup oleh sisa-sisa biskuit di dasar kaleng khong guan yang isinya ternyata kerupuk udang.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026

Syawal juga mengajarkan kita tentang ketabahan menghadapi kenyataan pahit: berakhirnya masa berlaku asisten rumah tangga yang pulang kampung. Di sinilah integritas setiap anggota keluarga diuji untuk mengurusi tumpukan piring kotor yang seolah beranak-pinak secara mandiri di wastafel, sebuah drama yang lebih tegang daripada film aksi manapun.

Transisi kembali ke rutinitas kantor di bulan Syawal adalah tantangan kognitif yang nyata. Otak yang sudah terbiasa dengan mode liburan harus dipaksa bekerja kembali, sementara memori tentang kelezatan rendang buatan ibu masih membayangi setiap baris laporan kerja. “Kapan libur lagi?” menjadi doa rahasia di balik layar monitor komputer.

Syawal adalah simfoni antara kemenangan spiritual dan tantangan fisik. Ia adalah pengingat bahwa menjadi fitri bukan berarti harus kehilangan kontrol diri di depan meja makan. Mari kita rayakan sisa Syawal ini dengan tawa yang tulus, maaf yang luas, dan mungkin sekadar saran mulai melonggarkan satu lubang ikat pinggang demi kedamaian bersama.

Post Views: 247
Tags: Berita OpiniBerita PersCoach AnwarFTK UINAMITMT IndonesiaProdi Manajemen STIMI YAPMI MakassarProdi MPI FTK UINAMSTIMI YAPMI Makassar
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
7 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

2 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Kapolres Parepare Hadiri Jalan Sehat Anti Mager, Semarak HUT ke-66 Kota Parepare

Kapolres Parepare Hadiri Jalan Sehat Anti Mager, Semarak HUT ke-66 Kota Parepare

12 April 2026
Abdul Asis Nyampa Diunggulkan Pimpin APDESI Takalar 2025–2030, Dinilai Aspiratif dan Solutif

Abdul Asis Nyampa Diunggulkan Pimpin APDESI Takalar 2025–2030, Dinilai Aspiratif dan Solutif

26 Juni 2025
Kepala Kantor Imigrasi Parepare Buka Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Demi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kepala Kantor Imigrasi Parepare Buka Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Demi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

14 Juli 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?