BERITAPERS || Takalar – Menanggapi pemberitaan sebelumnya yang disampaikan Ketua JOIN Takalar, Kemal Situru mengenai keluhan masyarakat dalam hal ini pasien terkait adanya kendaraan pegawai yang terparkir di area Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Bontomangape, Kepala Puskesmas (Kapus) setempat memberikan klarifikasi dan permohonan maaf. (27/4/2026) .
Dalam keterangannya, usai ditemui pihak awak media beritapers dan JOIN Takalar, Kepala Puskesmas Bontomangape, Dokter Ismail, S.Ked menyatakan rasa syukurnya atas informasi tersebut. Ia menganggap hal ini sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan pelayanan dan tata kelola puskesmas kedepannya.
”Terima kasih banyak, saya bersyukur atas pemberitaan itu. Ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi untuk memperbaiki kondisi Puskesmas agar lebih baik lagi di masa mendatang,” ujarnya dalam rekaman hasil wawancara yang diterima redaksi.
Fokus pada Keamanan Kendaraan Pegawai
Menjelaskan alasan di balik parkir kendaraan di area medis tersebut, Kapus menegaskan bahwa tindakan para pegawai semata-mata didasari oleh faktor keamanan. Mengingat harga kendaraan yang cukup mahal bagi staf dengan gaji terbatas, mereka merasa lebih aman memarkirkan kendaraan di dalam area yang terpantau.
Ia juga mengaku merasa dilema untuk memberikan teguran keras karena memahami kekhawatiran para stafnya akan kehilangan kendaraan.
”Tidak ada unsur sengaja untuk membuat penampilan Puskesmas jadi tidak bagus. rekan-rekan kerja melakukan itu demi menjaga keamanan kendaraannya. Saya juga merasa kasihan dan tidak bisa memarahi mereka secara kasar karena harga kendaraan ini tidak murah, sementara gaji mereka terbatas,” tambahnya.
Janji Perbaikan Fasilitas Parkir
Sebagai solusi jangka panjang, pihak manajemen Puskesmas Bontomangape berkomitmen untuk menyediakan lahan parkir yang lebih layak dan aman bagi para pegawai. Dengan begitu, area pelayanan seperti UGD tidak akan lagi terganggu oleh kendaraan yang parkir sembarangan.
”Insyaallah kedepan kita akan perbaiki. Kita carikan tempat yang layak agar kendaraan teman-teman aman tanpa harus diparkir di UGD lagi,” janjinya.
Imbauan Komunikasi Internal
Mengakhiri keterangannya, Kepala Puskesmas berharap jika ada kendala di lapangan, para staf atau pihak terkait dapat menjalin komunikasi internal terlebih dahulu dengan pimpinan sebelum mencuat ke publik atau atasan yang lebih tinggi.
Hal ini diharapkan agar setiap permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat unit kerja.
”Mohon kiranya jika ada masalah, dikonfirmasi ke atasan atau pimpinan bawahan terlebih dahulu. Kecuali jika saya sudah tidak bisa membenahi hal tersebut, silakan disampaikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Tanggapan dari Ketua JOIN Takalar
Langkah cepat dan sikap terbuka Kepala Puskesmas Bontomangape tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Ikatan Jurnalis Online (JOIN) Kabupaten Takalar, Kemal Situru, S.Pd., M.Si.
Menurutnya, sikap rendah hati seorang pemimpin dalam menerima kritik merupakan cerminan profesionalisme yang tinggi.
”Kami sangat mengapresiasi sikap Kepala Puskesmas yang tidak antikritik. Respon positif seperti ini adalah bentuk transparansi publik yang sangat kita butuhkan. Media menjalankan fungsi kontrolnya, dan instansi terkait menjadikannya bahan evaluasi untuk perbaikan layanan,” ungkap Kemal Situru.
Kemal, yang juga dikenal sebagai tokoh jurnalisme di Sulawesi Selatan ini, menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara institusi pelayanan publik dan media sangat penting untuk menciptakan sinergi dalam pembangunan daerah.
Laporan: Mansyur
Penulis: Kemal Situru
Editor: Redaksi Beritapers





















Discussion about this post