TAKALAR – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., menghadiri agenda silaturahmi Halalbihalal yang dirangkaikan dengan bedah buku bertajuk “Langit Tidak Pernah Offline” karya Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong, MA. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Korps Mubaligh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Takalar pada Jumat (10/4/2026).
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Balla Barakkaka Ri Galesong, sebuah pusat pelestarian adat dan budaya kebanggaan masyarakat Kabupaten Takalar.
Selain Wakil Bupati, kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan akademisi, di antaranya:
- Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, SH., MH. (Karaeng Patoto): Guru Besar sekaligus pendiri Kampung Adat dan Budaya Balla Barakkaka Ri Galesong.
- Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong, MA: Penulis buku sekaligus narasumber utama.
- Ketua Korps Mubaligh DMI Kabupaten Takalar beserta jajaran pengurus dan para dai se-Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya, Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Korps Mubaligh DMI Takalar yang berhasil mengombinasikan tradisi spiritual Halalbihalal dengan penguatan literasi melalui bedah buku.
“Kehadiran buku ‘Langit Tidak Pernah Offline’ ini merupakan oase bagi literasi keagamaan kita. Judulnya sangat relevan dengan era digital saat ini, mengingatkan kita bahwa meski dunia terus berubah, koneksi spiritual dengan Sang Pencipta harus tetap terjaga tanpa jeda,” ujar Hengky Yasin.
Hengky Yasin juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap produktivitas intelektual Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong. Menurutnya, menulis buku di tengah kesibukan adalah bukti dedikasi dakwah yang luar biasa.
“Menulis buku bukanlah perkara mudah; ia membutuhkan ketajaman pikiran dan disiplin ilmu yang tinggi. Ini adalah bukti bahwa semangat dakwah beliau tidak hanya berhenti di atas mimbar, tetapi juga abadi dalam bentuk tulisan,” tambahnya.
Selaku tuan rumah, Prof. Aminuddin Salle menyambut hangat kehadiran para tokoh tersebut. Ia menekankan bahwa Balla Barakkaka akan selalu terbuka menjadi ruang diskusi intelektual dan spiritual demi kemajuan masyarakat.
Sementara itu, Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong selaku penulis menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari berbagai pihak, khususnya Wakil Bupati dan Prof. Aminuddin Salle.
“Balla Barakkaka adalah tempat yang tepat untuk membahas buku ini, karena di sini kita belajar bahwa budaya dan agama adalah dua sayap yang menjaga martabat manusia,” ungkapnya menutup sesi diskusi.






















Discussion about this post