BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Selasa, 14 Juli 2026. UPTD Puskesmas Lanrisang terus mengajak seluruh orang tua, khususnya para ibu yang memiliki balita, untuk tetap rutin menghadiri kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) hingga anak berusia lima tahun. Edukasi ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat imunisasi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam memantau pertumbuhan, perkembangan, serta status gizi anak secara berkelanjutan.
Fenomena menurunnya angka kunjungan balita ke Posyandu setelah usia satu tahun masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Banyak orang tua beranggapan bahwa setelah imunisasi dasar lengkap, anak tidak lagi memerlukan pelayanan Posyandu. Bahkan, tidak sedikit yang merasa anak sudah sehat atau telah bersekolah di PAUD sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Posyandu.
Padahal, anggapan tersebut masih keliru. Posyandu memiliki peran yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar pemberian imunisasi. Setiap kunjungan menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan dan kader Posyandu untuk melakukan pemantauan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, hingga perkembangan anak sesuai usianya. Pemantauan rutin ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko stunting, gizi kurang, gangguan pertumbuhan, maupun masalah kesehatan lainnya.
Selain pemeriksaan pertumbuhan, balita juga mendapatkan penyuluhan kesehatan, makanan tambahan bergizi, serta pelayanan konsultasi bagi orang tua mengenai pola asuh, pemberian makan, hingga pencegahan penyakit. Melalui Posyandu, berbagai persoalan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan tepat.
Kepala UPTD Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes, menegaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak, sehingga kehadiran balita setiap bulan sangat penting untuk memastikan tumbuh kembangnya berjalan optimal.
“Kami mengimbau seluruh orang tua agar tetap rutin membawa anak ke Posyandu hingga usia lima tahun. Jangan berhenti hanya karena imunisasi sudah lengkap atau anak sudah masuk PAUD. Di Posyandu kami memantau pertumbuhan, perkembangan, status gizi, serta memberikan edukasi kepada orang tua agar anak tumbuh sehat, cerdas, dan terhindar dari stunting. Semakin rutin anak datang ke Posyandu, semakin mudah kami mendeteksi apabila ada gangguan pertumbuhan sehingga dapat segera dilakukan intervensi,” ujar drg. Bertha Yestiani, M.Kes.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari keluarga, terutama orang tua yang memiliki peran utama dalam memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak.
Puskesmas Lanrisang bersama kader Posyandu di seluruh desa dan kelurahan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat agar pemahaman mengenai pentingnya Posyandu semakin meningkat. Berbagai inovasi pelayanan juga terus dilakukan untuk menciptakan Posyandu yang nyaman, ramah anak, serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Melalui gerakan #AyoKePosyandu, Puskesmas Lanrisang berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh sehingga seluruh balita memperoleh pemantauan kesehatan secara optimal selama masa emas pertumbuhan. Dengan kunjungan Posyandu yang rutin, diharapkan terwujud generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, serta mendukung terwujudnya keluarga kuat dan Indonesia bebas stunting. (MLP)




















Discussion about this post