BeritaPers. – Ramadhan, bulan penuh keberkahan, adalah waktu yang diwarnai dengan ibadah, kesederhanaan, dan introspeksi. Namun, mari kita jujur, Ramadhan di masyarakat kita tidak hanya dikenal sebagai bulan puasa dan tarawih. Di penghujungnya, terutama menjelang hari raya Idul Fitri, tiba-tiba mall dan pasar tiba-tiba berubah seperti arena lomba. Ada yang berlomba mencari baju baru, ada pula yang sibuk memilih warna cat rumah baru. Semua berlomba-lomba untuk menyambut lebaran yang penuh kemeriahan.
Fenomena ini, yang sering kita abaikan, sebenarnya mencerminkan tantangan besar dalam menjaga nilai-nilai Ramadhan. Ketika puasa mengajarkan nafsu makan dan menahan hawa nafsu, mengapa kita masih sulit menahan godaan untuk berbelanja berlebihan di akhir bulan suci ini? Apakah ini ujian iman terakhir sebelum Syawal tiba?
Ketika minggu terakhir Ramadhan tiba, masjid yang sebelumnya ramai penuh jamaah mulai agak sepi. Sebaliknya, mall dan pasar justru dipadati pengunjung hingga malam hari. Apakah ini tanda sukses Ramadhan kita, ataukah ini hanya “godaan terakhir” yang sulit kita kalahkan?
Di masyarakat kita, persiapan lebaran sering kali lebih utama dibandingkan peningkatan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan. Dari mencari mukena baru hingga baju koko terkini, aktivitas belanja menjelang Idul Fitri sering kali menjadi prioritas. Belum lagi kebiasaan mempercantik rumah, mengganti perabot, atau bahkan membeli kendaraan baru, semuanya demi “menjaga gengsi” di hari raya. Kalau kita tidak hati-hati, aktivitas ini malah bisa menggusur makna dan nilai sebenarnya dari Ramadhan.
Hidup mewah sebenarnya tidak salah, tapi jika dilakukan hanya untuk pamer, di dekatnya banyak keluarga yang rela “berdarah-darah” keuangan demi menampilkan kehidupan yang “wah” di hari lebaran. Ada yang mengutang hanya demi membeli baju baru, ada pula yang memilih tidak hadir di shalat ied karena merasa pakaiannya kurang layak. Tradisi ini menjadi bukti betapa pentingnya pengaruh sosial terhadap cara kita menjalani kehidupan beragama.






















Discussion about this post