BERITAPERS, Makassar – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Gowa mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan untuk segera menuntaskan pembangunan Stadion Barombong di Kota Makassar yang telah mangkrak selama lebih dari 13 tahun.
Ketua PMKRI Cabang Gowa Periode 2025/2026, Kalvares Kalvin D. Adat, menyampaikan bahwa mandeknya pembangunan stadion disebabkan oleh belum tuntasnya proses pelepasan lahan milik PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) kepada Pemprov Sulsel.

“Pemerintah daerah harus menjadikan penyelesaian pembangunan Stadion Barombong sebagai prioritas. Masalah pelepasan lahan harus segera diselesaikan agar proyek ini tidak terus berlarut-larut,” ujar Kalvin dalam keterangannya, Kamis (11/7).
Ia juga mengkritisi rencana Pemprov Sulsel yang berencana membangun stadion baru di kawasan Sudiang. Menurutnya, lokasi tersebut tidak ideal karena berdekatan dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
“Pembangunan stadion di Sudiang berisiko mengganggu aktivitas penerbangan. Selain itu, dari sisi anggaran, rencana pembangunan stadion baru yang memakan biaya hingga Rp1,5 triliun dinilai kurang efisien,” tegas Kalvin.
Kalvin menambahkan, alokasi anggaran sebesar itu sebaiknya difokuskan untuk melanjutkan pembangunan Stadion Barombong yang telah memiliki infrastruktur dasar. Langkah ini dinilai lebih hemat biaya dan tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar maupun aktivitas penerbangan.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera mencari solusi konkret agar pembangunan Stadion Barombong bisa diselesaikan. Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas olahraga yang layak setelah menunggu bertahun-tahun,” tutupnya. (*)






















Discussion about this post