BERITAPERS || Pinrang – Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani, S.I.K memimpin apel pagi di Mapolres Pinrang, Senin (15/9/2025), menegaskan pentingnya disiplin dan sikap profesional personel. Ia juga mengingatkan soal penanganan unjuk rasa yang humanis serta perintah tegas Kapolda Sulsel terkait pemberantasan narkoba.
Dalam arahannya, Kapolres Pinrang menekankan bahwa setiap personel Polri harus menjaga sikap dan perilaku, baik saat menjalankan tugas maupun di luar jam dinas. Hal ini merespons sorotan publik terhadap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulsel yang kerap menjadi perbincangan di media sosial.
“Wilayah hukum Polres Pinrang Alhamdulillah tetap aman dan kondusif, serta tidak ada pelanggaran menonjol yang dilakukan anggota. Kondisi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar AKBP Edy.
Terkait potensi aksi unjuk rasa, Kapolres mengingatkan seluruh anggota agar tetap profesional dan tidak mudah terpancing emosi. Penanganan harus mengedepankan sikap humanis serta berlandaskan pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Langkah ini, menurutnya, penting untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah terjadinya gesekan di lapangan yang dapat mencoreng nama institusi Polri.
Selain itu, AKBP Edy menyampaikan instruksi langsung Kapolda Sulsel untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan tidak ada kompromi terhadap anggota maupun masyarakat yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
“Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi dari ancaman narkoba,” tambahnya.
Apel pagi yang berlangsung khidmat itu diikuti para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polres Pinrang. Momentum ini dijadikan sarana untuk memperkuat soliditas, profesionalisme, dan disiplin dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pinrang.
Dengan penegasan ini, diharapkan Polres Pinrang semakin solid dalam menjaga keamanan wilayah, profesional dalam menangani aksi unjuk rasa, serta tegas dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Ke depan, konsistensi dalam disiplin dan etika personel diyakini menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (***)




















