Beritapers.Makassar — Situasi pascabentrokan di kawasan TPPU Makassar saat ini dilaporkan telah kondusif. Kepolisian menegaskan tidak ada lagi aksi susulan setelah insiden yang melibatkan dua kelompok warga tersebut. Untuk memastikan stabilitas keamanan, Polda Sulawesi Selatan telah menurunkan dua kompi Brimob serta satu unit Dalmas Samapta di lokasi.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengungkapkan bahwa pelibatan personel dilakukan untuk menjaga kondisi dua kampung yang sebelumnya terlibat bentrok. Ia berharap situasi tetap aman dalam beberapa hari ke depan.
“Sebagian besar tersangka masih di bawah umur, bahkan masih berstatus pelajar SMA. Kami mengimbau para orang tua agar benar-benar mengawasi anak-anaknya dan memberikan pembinaan agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan,” ujar Didik (25/11/2025).
Dalam bentrokan sebelumnya, satu korban mengalami luka pada pelipis kanan dan sempat menjalani operasi, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Dari para pelaku yang diamankan, dua di antaranya juga merupakan anak di bawah umur.
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., menambahkan telah menurunkan personel Binmas Polrestabes Makassar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya pengawasan dan pencegahan keterlibatan anak dalam aksi kekerasan maupun tawuran.
Selain pengamanan oleh Brimob, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel juga melakukan pemetaan terhadap tujuh pos yang diduga terkait aktivitas penyalahgunaan narkoba di sekitar lokasi bentrok. Penanganan dan penyelidikan lanjutan kini masih berlangsung.
Reporter: Irsan






















Discussion about this post