BERITAPERS || AMASSANGANG, LANRISANG – Kebakaran lahan kebun terjadi di Dusun Bontopucu, Desa Amassangang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.19 WITA. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sekitar satu hektare lahan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat.
Tim Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman bersama masyarakat. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit hingga api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke area permukiman maupun lahan lainnya.
Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP., didampingi Sekretaris Kecamatan Lanrisang Firman Sahuddin, SH., MAP., turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penanganan sekaligus memastikan kondisi masyarakat di sekitar area kebakaran dalam keadaan aman.
Hasri Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang bergerak cepat dalam melakukan pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.
“Kami mengapresiasi kesigapan petugas pemadam kebakaran, aparat desa, serta masyarakat yang bahu-membahu melakukan pemadaman. Berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak yang lebih besar,” ujar Hasri Hadi di lokasi kejadian.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di lahan perkebunan. Hindari membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena kondisi cuaca yang kering sangat mudah memicu kebakaran. Pencegahan merupakan langkah terbaik agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Lanrisang bersama pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan pemantauan di lokasi pascakebakaran serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran lahan, khususnya selama musim kemarau.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi telah dinyatakan aman. Petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (MLP)





















Discussion about this post