BERITAPERS || PAREPARE — Pemerintah Kelurahan Kampung Baru menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang tidak sekadar bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat. Melalui semangat “Kampung Baru Hadir”, jajaran kelurahan turun langsung menemui warga yang berada dalam kondisi rentan, khususnya masyarakat miskin ekstrem, lanjut usia (lansia), dan penyandang. Selasa, (18/8/2026)
Langkah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan dalam menyampaikan kebutuhan maupun mengakses berbagai pelayanan.
Dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga, pemerintah kelurahan dapat melihat kondisi masyarakat secara lebih dekat. Bukan hanya mencatat data, tetapi juga mendengarkan cerita, memahami persoalan, serta mengidentifikasi kebutuhan yang dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti.
Bagi warga yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem, perhatian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar, kondisi tempat tinggal, serta akses terhadap program bantuan dan pelayanan sosial. Sementara bagi lansia dan penyandang disabilitas, pendekatan dilakukan secara lebih humanis dengan mengedepankan penghormatan, pendampingan, dan kepedulian terhadap kondisi mereka.
Kehadiran pemerintah di tengah warga menjadi pesan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti di balik meja kantor. Pemerintah harus bergerak mendekati masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan perhatian.
Lurah Kampung Baru Andi Muhammad Ridha Paduppa, menegaskan bahwa pemerintah kelurahan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang merasa sendiri. Pemerintah harus hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar kebutuhannya, mendampingi, dan mengupayakan solusi sesuai kewenangan yang ada,” ujar Andi Ridha.
Menurutnya, perhatian kepada warga miskin ekstrem, lansia, dan penyandang disabilitas bukan sekadar bagian dari program pemerintahan, melainkan bentuk nyata dari kepedulian terhadap sesama.
“Ketika kita datang dan melihat langsung kondisi warga, kita tidak hanya melihat data, tetapi kita melihat kehidupan. Di situlah pemerintah harus hadir dengan hati,” lanjutnya.
Pemerintah Kelurahan Kampung Baru juga terus memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah serta berbagai pihak terkait agar persoalan yang ditemukan di lapangan dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing.
Semangat “Kampung Baru Hadir” pada akhirnya bukan hanya tentang kehadiran secara fisik, tetapi tentang keberpihakan kepada masyarakat. Hadir untuk mendengar keluhan, hadir untuk memahami kesulitan, hadir untuk memberikan pendampingan, dan hadir untuk memastikan warga yang rentan tidak berjalan sendiri menghadapi kehidupannya.
Melalui pelayanan yang dekat dan humanis tersebut, Kelurahan Kampung Baru berupaya membangun pemerintahan yang lebih responsif, peduli, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat. (MLP)





















Discussion about this post