BERITAPERS || PAREPARE – Menjelang perayaan Hari Lahir Yang Mulia Guan Sheng Di Jun atau Dewa Kwan Kong, suasana di Kelenteng Kwan Kong Parepare, Rabu (16/7/2025), tampak tertib dan penuh kekhidmatan. Para pengurus kelenteng, di bawah koordinasi langsung Sony Fulok selaku Penanggung Jawab sekaligus Ketua Kelenteng Kwan Kong Parepare, melakukan berbagai persiapan teknis dan spiritual menjelang perayaan yang akan digelar lusa, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan persiapan difokuskan pada pembersihan altar, penataan dupa dan lilin, serta penyusunan meja persembahan sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok suci yang dikenal sebagai simbol keberanian dan keadilan dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa.
Kelenteng yang terletak di Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, dikelola oleh Yayasan Budi Ksatria Parepare dan diresmikan pada 3 Januari 2022 oleh Wali Kota Parepare periode sebelumnya, DR. H.M. Taufan Pawe, SH., MH. Sejak saat itu, kelenteng ini menjadi simbol eksistensi budaya dan kerukunan antarumat beragama di Kota Parepare.
Yayasan Budi Ksatria Parepare sebagai lembaga pengelola kelenteng aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. Yayasan ini tidak hanya berfokus pada peribadatan, tetapi juga mendorong nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebajikan di tengah masyarakat multikultural Parepare.
“Kami telah menyampaikan undangan kepada sejumlah pihak, seperti Kepala Kesbangpol, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), GP Ansor, serta Bapak Wali Kota Parepare. Kami berharap beliau-beliau berkenan hadir,” ujar Sony Fulok, Penanggung Jawab sekaligus Ketua Kelenteng Kwan Kong Parepare.

Kelenteng ini juga merupakan tempat ibadah bagi umat Tri Dharma, perpaduan ajaran Konghucu, Taoisme, dan Buddha Mahayana. Di lantai dua, terdapat ruang sembahyang khusus untuk penghormatan kepada dewa-dewa lain seperti Dewi Kwan Im dan Dewa Bumi, yang juga akan dihormati dalam prosesi sembahyang.
Guan Sheng Di Jun, atau Kwan Kong, merupakan tokoh legendaris yang telah didewakan sejak Dinasti Sui dan Ming. Ia dihormati sebagai pelindung pedagang dan tempat usaha, serta lambang keberanian, kejujuran, loyalitas, dan integritas. Ia dipercaya mampu menangkal kejahatan, membawa keberuntungan, dan menolong orang-orang yang menjunjung nilai keadilan.
Perayaan ini akan berlangsung sederhana namun sarat makna, sebagai wujud penghormatan tahunan terhadap figur spiritual yang begitu dihormati oleh masyarakat Tionghoa.
“Yang penting bukan seberapa besar perayaannya, tapi ketulusan dan rasa hormat yang kita tunjukkan dalam menjaga tradisi. Kami juga berharap generasi muda bisa mengenal nilai-nilai Kwan Kong—tentang keberanian, integritas, dan kesetiaan—yang sangat relevan dalam kehidupan saat ini,” tutup Sony.
Melalui perayaan ini, Kelenteng Kwan Kong Parepare tidak hanya memperkuat identitas budaya umat Tri Dharma, tetapi juga menjadi jembatan toleransi antarumat beragama di Kota Parepare. Sebuah pesan damai yang patut dijaga bersama. (MLP)





















Discussion about this post