BERITAPERS || Musyawarah Cabang (Muscab) IV Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Takalar resmi digelar di Hotel Grand Palace Makassar, Jalan Tentara Pelajar, pada 25 hingga 26 September 2025.
Forum dua tahunan ini menjadi momen penting bagi para kepala desa di Takalar untuk menentukan kepengurusan baru sekaligus memperkuat soliditas organisasi. Suasana musyawarah berjalan demokratis, terbuka, dan penuh kebersamaan.
Berdasarkan data panitia, jumlah kepala desa di Kabupaten Takalar mencapai 86 orang. Namun, hanya 84 kepala desa definitif yang memiliki hak suara penuh. Sementara dua kepala desa lainnya masih berstatus Pelaksana Tugas (PLT), sehingga tidak dapat ikut serta sebagai peserta penuh.
Selain para kepala desa, Muscab juga dihadiri perwakilan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APDESI Takalar satu orang, serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APDESI Sulsel satu orang. Dengan demikian, total peserta yang memiliki hak suara resmi berjumlah 86 orang.
Panitia pelaksana atau organizing committee diisi oleh H. Murdalin, S.Pd., MM (Kepala Desa Biringkassi), Muhammad Ridwan, S.Pd. (Kepala Desa Mattirobaji), dan Muh. Rusli (Kepala Desa Boddia). Sedangkan steering committee terdiri atas Muhammad Setiawan (Kepala Desa Bontokanang), Muhammad Ali, SH (Kepala Desa Kampung Beru), dan Syamsualam, S.Hi (Kepala Desa Tarowang).
Muscab IV akhirnya menetapkan Parawangsa, SH, Kepala Desa Kalekomara, sebagai Ketua APDESI Kabupaten Takalar periode berikutnya. Ia terpilih secara aklamasi, setelah seluruh peserta sepakat memberi dukungan tanpa ada calon tandingan.
Parawangsa menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan siap memimpin APDESI Takalar dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, transparansi, dan keberpihakan kepada kepentingan desa. “Ini amanah besar, insyaallah saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Selain pemilihan, Muscab juga menjadi ajang konsolidasi organisasi. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pembangunan desa, pengelolaan dana desa, hingga penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan.
Para kepala desa menaruh harapan besar agar APDESI di bawah kepemimpinan baru dapat menjadi wadah advokasi yang kuat, sekaligus pusat edukasi bagi aparatur desa dalam memahami regulasi tata kelola keuangan desa yang semakin kompleks.
Suasana kekeluargaan tampak jelas dalam jalannya musyawarah. Forum ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga mempererat silaturahmi dan solidaritas antar kepala desa di Kabupaten Takalar.
Apresiasi turut datang dari berbagai pihak. Ketua DPD JOIN Takalar, Kemal Situru, S.Pd., M.Si, memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Parawangsa secara aklamasi. Ia berharap APDESI Takalar semakin solid dan mampu memberi kontribusi nyata bagi desa-desa di daerah ini.
Dengan kepemimpinan baru, APDESI Takalar diharapkan semakin kokoh dalam memperjuangkan aspirasi desa, menjaga marwah organisasi, dan memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan.




















