Bangunan SPPG dirancang dengan tingkat higienitas dan keamanan yang tinggi. Iwan menjelaskan sejumlah spesifikasi teknis yang wajib dipenuhi.
“Dinding bangunan menggunakan material yang aman terhadap bakteri dan jamur. Area memasak dilapisi material tahan api, lantai memakai epoxy, sistem ventilasi harus sesuai standar, ada filter air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta perlengkapan pemadam kebakaran,” paparnya.
Selain itu, prototipe desain juga memastikan ruang produksi makanan dapat beroperasi secara efisien, mudah dibersihkan, dan memenuhi standar sanitasi nasional.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum sosialisasi teknis, tetapi juga ruang koordinasi lintas sektor. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu bergerak serempak, terutama karena Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Dengan adanya sosialisasi ini, proses konstruksi SPPG diharapkan berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai standar, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.





















Discussion about this post