BERITAPERS || PAREPARE — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan serta memperkuat tata kelola birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jeneponto, Achmadi Natsir, S.H., M.H., bersama jajaran melaksanakan kegiatan study sharing ke Kantor Pertanahan Kota Parepare, Senin (22/12/2025).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Parepare, Ridwan Jali Nurcahyo, S.T., QRMP, beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dalam pemaparannya, Ridwan Jali Nurcahyo menjelaskan berbagai capaian kinerja dan praktik baik yang telah diterapkan Kantor Pertanahan Kota Parepare, khususnya dalam proses Pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Pembangunan Zona Integritas tidak hanya berfokus pada pemenuhan indikator, tetapi lebih pada membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Komitmen seluruh pegawai menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan yang bersih dan profesional,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan bahwa berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan bertujuan untuk memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami terus mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi agar pelayanan pertanahan semakin cepat, mudah, dan akuntabel, tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jeneponto, Achmadi Natsir, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan informasi yang diberikan oleh Kantor Pertanahan Kota Parepare. Menurutnya, kegiatan study sharing ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat strategis dalam mendorong peningkatan kinerja institusinya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik serta berbagi pengalaman yang begitu terbuka. Praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Kantor Pertanahan Kota Parepare, khususnya dalam meraih predikat WBK, akan menjadi referensi dan motivasi bagi kami dalam membangun Zona Integritas di Kantor Pertanahan Kabupaten Jeneponto,” ungkap Achmadi.
Ia berharap, hasil dari kegiatan ini dapat segera diimplementasikan secara bertahap dan berkelanjutan di lingkungan kerjanya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berintegritas, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan study sharing ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar kantor pertanahan sekaligus mewujudkan pelayanan pertanahan yang prima, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. (Mlp)










