BERITAPERS || MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menorehkan rekor prestisius yang kian memperkokoh posisinya sebagai kiblat tata kelola keuangan daerah terbaik di Sulawesi Selatan.
Di bawah kepemimpinan transparan Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Gowa, H. Darmawangsyah Muin, ST., M.Si., Kabupaten Gowa sukses menyabet Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-14 kalinya secara beruntun.
Penghargaan tertinggi atas audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Seremonial Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ini berlangsung khidmat di Aula Gedung Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Kota Makassar, Jumat (5/6/2026).
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, tidak mampu menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas torehan sejarah 14 kali WTP ini. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar piala seremonial, melainkan kristalisasi dari kerja keras, disiplin tinggi, dan sinergi yang solid antara seluruh jajaran eksekutif Pemkab Gowa, legislatif DPRD Gowa, serta elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari komitmen kolektif untuk senantiasa memberikan performa terbaik bagi Kabupaten Gowa, khususnya dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah secara terbuka kepada publik. Kami selalu menanamkan prinsip bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan—tidak hanya aman secara administrasi dan hukum, tetapi wajib memberikan substansi manfaat riil bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Perempuan Gowa tersebut.
Kendati berhasil mempertahankan predikat sempurna, Husniah Talenrang tetap menunjukkan sikap kepemimpinan yang responsif. Ia dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah (SKPD) untuk bergerak cepat menindaklanjuti beberapa rekomendasi catatan kecil yang diberikan oleh tim auditor BPK sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan.
“Di balik predikat WTP ke-14 ini, BPK tetap memberikan rekomendasi konstruktif yang harus segera kita benahi bersama. Saya minta jangan lalai. Mari kita jadikan momentum Opini WTP ini sebagai pemacu adrenalin dan semangat untuk bekerja lebih bersih, lebih transparan, dan jauh lebih berintegritas,” tambahnya memotivasi jajaran birokrasi.
Di tempat yang sama, Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, melayangkan apresiasi tinggi kepada Pemkab Gowa atas sikap kooperatif dan komitmen transparansi yang ditunjukkan sepanjang 60 hari proses audit ketat berlangsung.
Winner menjelaskan, pemeriksaan LKPD ini dilakukan secara independen dengan menguliti empat aspek utama secara mendalam. Aspek tersebut meliputi kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), kepatuhan mutlak terhadap peraturan perundang-undangan, serta kecukupan pengungkapan (disclosure) informasi.
“Data dan dokumen yang disodorkan oleh Pemkab Gowa sangat transparan, akurat, dan dikirimkan tepat waktu, sehingga memudahkan tim kami dalam melakukan pengujian substantif di lapangan.
Selamat kepada Pemkab Gowa atas capaian luar biasa Opini WTP LKPD TA 2025 ini. Semoga ke depan prestasi ini terus dipertahankan, khususnya dalam mentransformasikan anggaran menjadi pelayanan publik terbaik bagi masyarakat,” tutur Winner Franky.
Pihak BPK berharap jajaran pemda dapat memanfaatkan rekomendasi internal sebagai bahan evaluasi berkala demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, sehat, berwibawa, dan berorientasi pada kemakmuran rakyat Gowa.
Seremoni penyerahan LHP BPK yang bersejarah ini turut dihadiri dan dikawal langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gowa Fahmi Adam, Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, serta jajaran Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, Kepala Bagian, dan para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.





















Discussion about this post