Ukurannya adalah seberapa disiplin seorang anak datang tepat waktu dan menghargai waktu? Seberapa peduli dia dengan lingkungan sekitarnya, dengan alam semesta dan sesama manusia? Seberapa toleran dia terhadap perbedaan di sekitarnya? Masihkah anak itu membuang sampah sembarangan? Sudah beranikah dia menegur orang tuanya yang masih suka buang sampahsembarangan? Masihkah anak itu suka berkata-kata tidak baik kepada orang lain? Apakah dia suka menghujat, mencaci maki, mengejek orang lain? Dan hal-hal terkait karakter lainnya.
Semoga kita kaum pendidik makin peduli dengan karakter anak, jauh lebih peduli dibanding memburu nilai tertinggi UN, medali Olimpiade dan sejenisnya. Itu penting dan baik, asal karakternya juga dijaga Jangan sampai kita sebagai pendidik, lantas mencap anak dengan nilai matematika rendah sebagai anak bodoh.






















Discussion about this post