• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Pendidikan Karakter VS Pendidikan Akademik Mana Lebih Tocker?

Muh. Anwar by Muh. Anwar
22 Februari 2025
in Berita Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Pendidikan Karakter VS Pendidikan Akademik Mana Lebih Tocker?
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Apalagi jika dibandingkan dengan hanya pendidikan akademik. Kecerdasan akademik hanya salah satu dari 8 kecerdasan multi manusia. Proses pendidikan akademik, relatif lebih pendek dan lebih mudah, dibandingkan proses pendidikan karakter.Itulah sebabnya jika kita menengok ke negara lain, banyak sekali dari mereka yang sudah sejak dini mendidik secara khusus karakter anak-anaknya. Sudah tersistem. Finlandia, Swedia dan Denmark bisa menjadi contoh bagaimana sistem pendidikan karakter dimulai dari keluarga sejak dini.

Di Swedia misalnya, orang tua lebih tepatnya kedua orang tua wajib cuti selama 2 tahun, ketika memiliki anak. Jadi mereka cuti sejak kelahiran anak, sampai sang anak berusia 2 tahun. Pemerintah menjamin gaji mereka selama 2 tahun. Selama 2 tahun itu, sang anak akan mendapatkan perhatian penuh dari kedua orang tuanya, seorang ayah dan seorang ibu. Lengkap. Bukankah ideal jika anak mendapatkan ASI selama dua tahun, plus kasih sayang langsung dan penuh dari kedua orangtuanya?

Di Finlandia lain lagi. Dalam sistem pendidikan mereka yang kemudian menjadi terbaik di dunia, tidak ada ujian, kecuali pada usia 15 tahun. Catat, ujian pertama dan satu-satunya yang dialami anak di Finlandia adalah ketika sang anak berusia 15 tahun. Usia yang cukup kuat dalam menghadapi efek dari ujian. Usia yang sudah sejak dini mendapatkan asupan karakter yang kuat. Sampai usia 15 tahun, sistem belajar mereka kombinasikan antara karakter dan multiple intellegence.

Bagaimana dengan Denmark? Setali tiga uang dengan dua negara tetangganya itu. Bagi orang Denmark, sistem pendidikan apapun sebenarnya bukan hal utama. Yang utama adalah bagaimana menanamkan karakter kepada anak-anak mereka. Pendidikan akademik, bukan ukuran. Kejujuran justru yang menjadi patokan tertinggi di sana. Selama orang-orangnya jujur, maka semua program akan berjalan dengan baik. Begitu keyakinan mereka. (Tiga negara ini berada pada posisi terendah dalam urusan korupsi).

Di Indonesia, seperti saya singgung pada bagian awal tulisan ini, saya bersyukur sudah semakin banyak pihak yang peduli dan sadar bahwa pendidikan karakter anak, jauh lebih sulit dibandingkan pendidikan multi kecerdasan (termasuk akademik). Sekarang sudah semakin banyak sekolah yang lebih mementingkan karakter dibanding akademik.Ukurannya bukan seberapa banyak medali olimpiade yang diraih, bukan seberapa tinggi nilai matematika, bukan pula peringkat kelas atau status akreditasi.

Post Views: 272

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026
Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: BeritapersCoach AnwarFTK UINAMITMT Indonesia
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

1 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Usai ​Gelar Tolak Bala, Pemangku Adat Gowa Desak Hentikan Kegaduhan Hak Angket! 

Usai ​Gelar Tolak Bala, Pemangku Adat Gowa Desak Hentikan Kegaduhan Hak Angket! 

10 Juli 2026
Puskesmas Lumpue Laksanakan Layanan Kesehatan Terpadu di Cappa Galung

Puskesmas Lumpue Laksanakan Layanan Kesehatan Terpadu di Cappa Galung

8 Juli 2025
Penyerahan Bantuan Posyandu Dihadiri Camat dan Kapolsubsektor Lanrisang Bersama Pemdes Mallongi-Longi

Penyerahan Bantuan Posyandu Dihadiri Camat dan Kapolsubsektor Lanrisang Bersama Pemdes Mallongi-Longi

21 Agustus 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?