BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Jumat, 24 Juli 2026. Tim Buser Desa UPTD Puskesmas Lanrisang mulai melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di seluruh sekolah binaan yang berada di wilayah Kecamatan Lanrisang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan peserta didik melalui deteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan sejak usia sekolah.
Pelaksanaan CKG Sekolah dimulai pada awal tahun ajaran baru, yakni sejak Juli 2026. Kegiatan ini menyasar peserta didik sesuai kelompok umur dan jenjang pendidikan dengan tujuan mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menemukan penyakit sedini mungkin agar dapat segera ditindaklanjuti melalui pelayanan kesehatan yang tepat.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan dari Puskesmas Lanrisang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai standar pelayanan kesehatan anak usia sekolah. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran status gizi untuk mengetahui kondisi pertumbuhan anak, pemeriksaan indera seperti kesehatan mata dan telinga, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, skrining kesehatan jiwa, pemeriksaan anemia, serta berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta membiasakan aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis Sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Melalui Cek Kesehatan Gratis di sekolah, kami ingin memastikan setiap anak memperoleh hak atas pelayanan kesehatan yang berkualitas sejak dini. Pemeriksaan ini bukan hanya untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa saat ini, tetapi juga sebagai langkah pencegahan melalui deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko maupun penyakit yang mungkin belum menunjukkan gejala. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal,” ujar drg. Bertha Yestiani.
Ia juga berharap sinergi antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah terus diperkuat agar program CKG dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Sekolah. Kolaborasi yang baik antara Puskesmas, sekolah, dan keluarga akan menjadi kunci dalam mewujudkan peserta didik yang sehat, berkualitas, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang unggul,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah, UPTD Puskesmas Lanrisang berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan merata bagi seluruh peserta didik di wilayah Kecamatan Lanrisang. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing. (MLP)






















Discussion about this post