BeritaPers, Opini – Hari ini, kita telah memasuki hari kelima di bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan ampunan ini, kita diwajibkan untuk meningkatkan kualitas ibadah kita dan membelenggu hawa nafsu kita.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٦٩
Terjemahnya :
“Dan orang-orang yang berjihad untuk mencapai keridhaan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut: 69)
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang berjihad untuk mencapai keridhaan Allah SWT akan ditunjukkan jalan-jalan yang benar dan akan dibantu oleh Allah SWT. Ini berarti bahwa kita harus berjihad untuk membelenggu hawa nafsu kita dan meningkatkan kualitas ibadah kita.
Kita harus menyadari bahwa hawa nafsu adalah musuh yang sangat berbahaya, karena dapat membuat kita terjatuh ke dalam dosa dan kesalahan. Oleh karena itu, kita harus membelenggu hawa nafsu kita dengan cara meningkatkan kualitas ibadah kita, seperti shalat, puasa, dan sedekah.
Kisah yang menarik tentang membelenggu hawa nafsu adalah kisah tentang seorang sahabat Nabi, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah seorang sahabat Nabi yang sangat rajin dalam melaksanakan ibadah dan membelenggu hawa nafsu. Suatu hari, ia bertanya kepada Nabi tentang bagaimana cara membelenggu hawa nafsu. Nabi menjawab, “Membelenggu hawa nafsu adalah dengan meningkatkan kualitas ibadah dan tidak terpengaruh oleh kesenangan duniawi.”
Hikmah yang dapat diambil dari kisah ini adalah bahwa kita harus membelenggu hawa nafsu kita dengan cara meningkatkan kualitas ibadah kita dan tidak terpengaruh oleh kesenangan duniawi. Kita harus berjihad untuk membelenggu hawa nafsu kita dan meningkatkan kualitas ibadah kita.
Selain itu, kita juga harus menyadari bahwa membelenggu hawa nafsu tidaklah mudah, karena hawa nafsu adalah musuh yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, kita harus meminta bantuan dari Allah SWT untuk membelenggu hawa nafsu kita.
Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang meminta bantuan dari Allah SWT, maka Allah SWT akan membantunya. Dan barangsiapa yang tidak meminta bantuan dari Allah SWT, maka Allah SWT akan meninggalkannya.” (HR. Abu Dawud)
Hadits ini menjelaskan bahwa kita harus meminta bantuan dari Allah SWT untuk membelenggu hawa nafsu kita. Kita harus berdoa kepada Allah SWT untuk meminta bantuan dan kekuatan untuk membelenggu hawa nafsu kita.
Membelenggu hawa nafsu adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ibadah kita dan mencapai keridhaan Allah SWT. Kita harus membelenggu hawa nafsu kita dengan cara meningkatkan kualitas ibadah kita dan tidak terpengaruh oleh kesenangan duniawi. Kita harus meminta bantuan dari Allah SWT untuk membelenggu hawa nafsu kita.
(AWR)






















Discussion about this post