BeritaPers. Opini – Ramadhan adalah bulan suci penuh keberkahan yang dinanti umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi momen untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk memikirkan pentingnya pendidikan dalam membangun karakter dan peradaban umat, terutama di tengah tantangan dan peluang era digital seperti saat ini.
Islam memberikan perhatian besar terhadap pendidikan. Firman Allah SWT dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11 dengan jelas menunjukkan kedudukan ilmu: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah : 11).
Ayat ini menegaskan bahwa ilmu adalah alat yang dapat menjelaskan derajat manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Pendidikan menjadi sarana tidak hanya untuk memperluas wawasan, tetapi juga untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dengan hadirnya era digital, pendidikan mengalami transformasi besar. Teknologi telah mengubah cara kita mengakses informasi dan memperoleh pengetahuan. Kini, ilmu pengetahuan bisa diperoleh dengan mudah melalui berbagai platform digital. Berbagai aplikasi dan situs web menyediakan kemudahan untuk mempelajari tafsir Al-Qur’an, hadis, serta ilmu pengetahuan lainnya. Bahkan pengajian berani dan seminar keislaman dapat diikuti tanpa batasan geografis. Namun , di balik peluang besar ini, terdapat tantangan baru, terutama dalam menjaga nilai-nilai Islam saat memanfaatkan teknologi.
Di era digital ini, umat Islam harus bijaksana dalam memilih dan menyaring informasi. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang mendaki jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkannya jalan menuju surga.” (HR.Muslim ).






















Discussion about this post