Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Beritapers
Beritapers
No Result
View All Result
Beritapers
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Home Berita Politik

​Kawal Ranperda Kebudayaan Sulsel, Budayawan Muda Abdi Mahesa Kuliti 16 Borok Tata Kelola Warisan Leluhur

​Hadir di Rapat Pansus DPRD Sulsel, ia menegaskan Perda Pemajuan Kebudayaan harus jadi solusi konkret, bukan sekadar pelengkap dokumen administrasi formal belaka.

Kemal Situru by Kemal Situru
11 Juni 2026
in Berita Politik
Reading Time: 4 mins read
A A
0
​Kawal Ranperda Kebudayaan Sulsel, Budayawan Muda Abdi Mahesa Kuliti 16 Borok Tata Kelola Warisan Leluhur
515
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare On TelegramShare On TwitterShare On Email

BERITAPERS || ​MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan bergerak progresif dengan menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan Tahun 2026. Regulasi ini merupakan langkah konkret dan tindak lanjut dari usulan strategis yang telah bergulir sejak tahun 2023 silam.

​Uji sahih dan penyerapan aspirasi tersebut dikemas melalui Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang digelar di Ruang Rapat Komisi B Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu (10/6/2026).

Forum krusial ini dihadiri oleh segenap pemangku kebijakan, akademisi, serta tokoh budaya terkemuka se-Sulawesi Selatan.

​Namun, suasana rapat mendadak riuh dan khidmat saat salah satu peserta rapat yang merupakan representasi budayawan muda sekaligus akademisi, Abdi Mahesa, S.S., M.Hum., diberikan kesempatan berbicara.

RELATED POSTS

Politisi PAN Minta Sekda Sulsel Mediasi Bupati dan DPRD Gowa: Duduk Bersama dari Hati ke Hati

Politisi PAN Minta Sekda Sulsel Mediasi Bupati dan DPRD Gowa: Duduk Bersama dari Hati ke Hati

29 Juli 2026
Suhartina Bohari Tinggalkan Kursi Ketua Golkar Maros di Tengah Musda XI Sulsel

Suhartina Bohari Tinggalkan Kursi Ketua Golkar Maros di Tengah Musda XI Sulsel

19 Juli 2026
Sambut HUT ke-25, Demokrat Gowa Gelar ‘Gerakan Langit Biru Indonesia Asri’ di Tugu PKK

Sambut HUT ke-25, Demokrat Gowa Gelar ‘Gerakan Langit Biru Indonesia Asri’ di Tugu PKK

10 Juli 2026
Pengusaha Muda Muhammad Irsyan Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis: Dorong Kualitas Gizi Sekaligus Majukan Ekonomi Masyarakat

Pengusaha Muda Muhammad Irsyan Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis: Dorong Kualitas Gizi Sekaligus Majukan Ekonomi Masyarakat

29 Juni 2026

Mewakili keterwakilan generasi muda, Abdi Mahesa melayangkan kritik konstruktif yang tajam dan mendalam terhadap potret buram tata kelola kebudayaan saat ini.

​Secara lugas, pria berlatar belakang magister humaniora ini menegaskan bahwa lahirnya Perda Pemajuan Kebudayaan ini nantinya tidak boleh hanya diposisikan sebagai pemenuhan mandat legal formalitas di atas kertas semata. Sebaliknya, regulasi ini wajib hadir sebagai jembatan taktis yang mampu mengurai benang kusut serta menjawab tantangan riil kebudayaan di Sulawesi Selatan.

​“Kami melihat ada jarak yang lebar antara bagaimana kebudayaan hidup di masyarakat dengan bagaimana pemerintah menerjemahkannya. Kebudayaan kita sedang mengalami ketimpangan struktural karena diadopsi secara keliru oleh institusi yang seharusnya menjadi penjaga dan pelestari. Perda ini harus menjadi solusi konkret, bukan sekadar pajangan administrasi birokrasi,” tegas Abdi Mahesa di hadapan pimpinan dan anggota Pansus DPRD Sulsel.

​Ragam Masalah dan Tantangan Akar Rumput

​Di depan para legislator, Abdi Mahesa menguraikan secara mendalam 16 poin catatan kritis dan tantangan kebudayaan yang terjadi di tengah masyarakat Sulawesi Selatan saat ini:

​Terjebak Formalitas Birokrasi:

Strategi pemajuan kebudayaan saat ini masih cenderung berorientasi pada pemenuhan target administratif program semata, ketimbang menyentuh esensi penguatan substansi dan pengosistem budaya secara organik.

​Krisis Kompetensi Aparatur: Aparatur sipil di bidang kebudayaan lebih banyak diposisikan sebagai pengelola dokumen keuangan dan kegiatan administratif, daripada dipersiapkan sebagai insan kebudayaan yang memiliki pemahaman mendalam tentang filosofi kebudayaan.

​Mengabaikan Penjaga Pakem: Program pemajuan kebudayaan sering kali hanya menonjolkan inovasi kekinian dan modifikasi artistik demi estetika panggung, tanpa memperhatikan keberlangsungan hidup pelaku tradisi asli sebagai penjaga nilai dan pakem budaya leluhur.

​Pelaku Budaya Hanya Jadi Objek: Para pelaku budaya di akar rumput masih kerap diperlakukan sebagai objek atau “pajangan” dalam kegiatan seremonial, bukan dilibatkan sebagai subjek utama dalam perumusan kebijakan kebudayaan dari hulu.

​Kebijakan Sentralistik: Pola kebijakan kebudayaan masih bersifat top-down (sentralistik), sehingga kurang memberikan ruang bagi berkembangnya pengetahuan lokal dan kebutuhan riil komunitas budaya di daerah secara natural.

​Mandeknya Regenerasi: Proses pewarisan dan regenerasi pelaku budaya tradisional belum ditempatkan sebagai prioritas utama dalam dokumen strategi pemajuan kebudayaan nasional maupun daerah.

​Orientasi Jangka Pendek: Banyak program kebudayaan yang hanya mengejar output kegiatan jangka pendek (seperti festival musiman), dibandingkan mendesain proses pewarisan budaya yang berkelanjutan. Padahal, pemajuan kebudayaan seeyogyanya menjangkau penyebarluasan, pengkajian, dan pengayaan keberagaman secara berkala.

​Dokumentasi yang Mandul: Langkah dokumentasi budaya sering kali berhenti pada tahap pencatatan atau inventarisasi di atas kertas, tanpa diikuti langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan praktik budaya tersebut. Padahal, inventarisasi merupakan bagian mutlak dari unsur pelindungan yang mencakup aspek pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi luas.

​Masyarakat Adat Tersisih: Keterlibatan masyarakat hukum adat dan komunitas lokal dalam proses pengambilan keputusan strategis terkait kebudayaan lokal masih sangat terbatas dan marjinal.

​Kalah oleh Modernisasi Fisik: Banyak ruang-ruang budaya tradisional dan situs lokal kehilangan dukungan serta ruang hidup karena kebijakan pembangunan daerah yang lebih berpihak pada orientasi ekonomi pasar dan modernisasi fisik.

​Eksploitasi Digital tanpa Proteksi: Masifnya digitalisasi kebudayaan saat ini belum sepenuhnya diiringi dengan jaminan perlindungan hak moral (moral rights) dan hak pengetahuan tradisional bagi para pemilik asli tradisi tersebut.

​Hanya Pelengkap Acara Formal: Praktik kebudayaan lokal sering kali diposisikan sebagai sekadar pelengkap atau hiburan pembuka dalam acara formal pemerintahan, bukan diakui sebagai sumber ilmu pengetahuan yang setara dengan disiplin akademik lainnya.

​Kesejahteraan Sastrawan dan Seniman Minim: Kebijakan anggaran kebudayaan belum sepenuhnya menyentuh jaminan perlindungan ekonomi dan pemenuhan kesejahteraan yang layak bagi para pelaku budaya tradisional yang hidupnya bergantung pada tradisi tersebut.

​Ancaman Homogenisasi: Pemajuan kebudayaan masih menghadapi kecenderungan penyeragaman (homogenisasi) yang perlahan mengikis dan mematikan keragaman ekspresi budaya lokal yang unik di Sulsel.

​Penyempitan Makna Budaya: Budaya sering kali disalahpahami secara sempit sebatas seni pertunjukan atau tari-tarian saja.

Padahal, cakupan kebudayaan sangat luas, meliputi sistem pengetahuan, sistem sosial, bahasa daerah, ritus adat, hingga cara hidup (way of life) masyarakat.

​Krisis Ruh Festival Budaya: Kebanyakan event dan festival budaya saat ini lebih dominan menampilkan seni kontemporer, modifikasi, dan kreasi baru.

Padahal, ruh utama dari sebuah event kebudayaan adalah mengampanyekan dan menampilkan seni tradisional yang sesuai dengan pakem aslinya sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang terancam punah agar dapat didesiminasikan kepada generasi muda.

​Respons Anggota Dewan dan Harapan ke Depan

​Catatan komprehensif yang disodorkan oleh Abdi Mahesa ini dinilai para peserta rapat sebagai tamparan sekaligus masukan paling berharga bagi Pansus DPRD Sulsel.

Sederet ketimpangan ini membuktikan adanya ketidakselarasan visi antara pelaku budaya di lapangan dengan aparatur pemerintah sebagai institusi yang diberikan mandat undang-undang sebagai penjaga kelestarian peradaban.

​Pihak Pansus DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik catatan kritis tersebut dan berjanji akan mengadopsi poin-poin krusial tersebut ke dalam draf regulasi Ranperda Kebudayaan.

Melalui pengawalan ketat dari para budayawan muda, Perda Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Selatan Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan ekosistem kebudayaan yang sehat, melindungi hak-hak masyarakat adat, serta menjamin nilai-nilai kearifan lokal Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja tetap tegak berdiri kokoh di tengah gempuran zaman globalisasi.

Post Views: 240
Tags: Berita MakassarBerita Politik
SendShare206ShareTweet129Send
Kemal Situru

Kemal Situru

Kemal Situru adalah tokoh yang terkait dengan dunia pendidikan dan jurnalistik, sering terlibat dalam acara pelatihan dan pengembangan keahlian jurnalistik untuk mahasiswa, menunjukkan peran aktifnya dalam meningkatkan literasi media dan kemampuan publikasi di kalangan umum dan akademisi. Dan juga figur yang mendorong kegiatan literasi serta publikasi di lingkungan kampus.

Related Posts

Politisi PAN Minta Sekda Sulsel Mediasi Bupati dan DPRD Gowa: Duduk Bersama dari Hati ke Hati
Berita Politik

Politisi PAN Minta Sekda Sulsel Mediasi Bupati dan DPRD Gowa: Duduk Bersama dari Hati ke Hati

29 Juli 2026
Suhartina Bohari Tinggalkan Kursi Ketua Golkar Maros di Tengah Musda XI Sulsel

Suhartina Bohari Tinggalkan Kursi Ketua Golkar Maros di Tengah Musda XI Sulsel

19 Juli 2026
Sambut HUT ke-25, Demokrat Gowa Gelar ‘Gerakan Langit Biru Indonesia Asri’ di Tugu PKK
Berita Daerah

Sambut HUT ke-25, Demokrat Gowa Gelar ‘Gerakan Langit Biru Indonesia Asri’ di Tugu PKK

10 Juli 2026
Pengusaha Muda Muhammad Irsyan Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis: Dorong Kualitas Gizi Sekaligus Majukan Ekonomi Masyarakat
Berita Politik

Pengusaha Muda Muhammad Irsyan Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis: Dorong Kualitas Gizi Sekaligus Majukan Ekonomi Masyarakat

29 Juni 2026
Reses Andry Muliadi, Warga Lanrisang Soroti Data Desil dan Penyaluran Bantuan Sosial
Berita Politik

Reses Andry Muliadi, Warga Lanrisang Soroti Data Desil dan Penyaluran Bantuan Sosial

19 Juni 2026
Sekjen Partai Demokrat Konsolidasi Di Butta Gowa Beri Instruksi Strategis
Berita Politik

Sekjen Partai Demokrat Konsolidasi Di Butta Gowa Beri Instruksi Strategis

11 Juni 2026
Tamsil Linrung Serukan Konsolidasi Umat, Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian Nasional
Berita Politik

Tamsil Linrung Serukan Konsolidasi Umat, Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian Nasional

7 Juni 2026
Tamsil Linrung Saksikan Bedah Buku “Dramaturgi dan Oligarki” di Kantor DPD RI Sulsel
Berita Politik

Tamsil Linrung Saksikan Bedah Buku “Dramaturgi dan Oligarki” di Kantor DPD RI Sulsel

30 Mei 2026
Demokrat Gowa Apresiasi Putusan MK tentang Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Berita Politik

Demokrat Gowa Apresiasi Putusan MK tentang Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan

29 Mei 2026
Sappe Tegaskan Komitmen Kawal Program Pro Rakyat Saat Reses di Tonrangeng Parepare
Berita Politik

Sappe Tegaskan Komitmen Kawal Program Pro Rakyat Saat Reses di Tonrangeng Parepare

15 Mei 2026

Discussion about this post

Rekomendasi Berita

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
Tongkat Komando Polres Parepare Berganti, AKBP Phunky Mahendra Borniawan Resmi Gantikan AKBP Indra Waspada Yuda

Tongkat Komando Polres Parepare Berganti, AKBP Phunky Mahendra Borniawan Resmi Gantikan AKBP Indra Waspada Yuda

31 Juli 2026
Pelatih dan Paskibra Lanrisang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Waetuoe Sambut Porseni HUT RI Ke-81

Pelatih dan Paskibra Lanrisang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Waetuoe Sambut Porseni HUT RI Ke-81

31 Juli 2026
Kapolsubsektor Lanrisang Pastikan Dugaan Percobaan Pencurian di Mallongi Longi Berakhir Tanpa Laporan Polisi

Kapolsubsektor Lanrisang Pastikan Dugaan Percobaan Pencurian di Mallongi Longi Berakhir Tanpa Laporan Polisi

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158

Rekomendasi Berita

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
Tongkat Komando Polres Parepare Berganti, AKBP Phunky Mahendra Borniawan Resmi Gantikan AKBP Indra Waspada Yuda

Tongkat Komando Polres Parepare Berganti, AKBP Phunky Mahendra Borniawan Resmi Gantikan AKBP Indra Waspada Yuda

31 Juli 2026
Pelatih dan Paskibra Lanrisang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Waetuoe Sambut Porseni HUT RI Ke-81

Pelatih dan Paskibra Lanrisang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Waetuoe Sambut Porseni HUT RI Ke-81

31 Juli 2026
Kapolsubsektor Lanrisang Pastikan Dugaan Percobaan Pencurian di Mallongi Longi Berakhir Tanpa Laporan Polisi

Kapolsubsektor Lanrisang Pastikan Dugaan Percobaan Pencurian di Mallongi Longi Berakhir Tanpa Laporan Polisi

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Beranda
  • Kontak
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
PT. MEDIA INTAR INDONESIA

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?