• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Sejarah yang Terlupakan: Banalitas Dalam Narasi Sejarah Indonesia

Kemal Situru by Kemal Situru
28 Februari 2025
in Berita Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Sejarah yang Terlupakan: Banalitas Dalam Narasi Sejarah Indonesia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh: Aksan Al-Bimawi

Dosen Sejarah Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar

BERITAPERS – Sejarah dapat dipahami sebagai sebuah rekaman panjang yang menggambarkan perjalanan suatu bangsa, yang mencatat berbagai peristiwa penting, termasuk pergolakan sosial, konflik, perjuangan untuk meraih kemerdekaan, serta usaha untuk menuju kemajuan di masa depan. Indonesia, dengan segala kemegahannya, tentunya tidak terkecuali dalam hal ini. Namun demikian, dalam beberapa dekade terakhir, muncul pandangan dari berbagai kalangan yang menyatakan bahwa narasi sejarah Indonesia telah mengalami distorsi yang signifikan, bahkan mencapai tahap banalitas.

Banalitas merujuk pada keadaan di mana sejarah diperlakukan sebagai suatu cerita yang sudah sangat dikenal, kehilangan kedalaman, dan terperangkap dalam pola yang berulang tanpa menawarkan pemahaman baru atau perspektif yang menantang. Fenomena tersebut lebih lanjut dijelaskan dengan adanya penyederhanaan atau penyeragaman narasi sejarah yang mengabaikan kompleksitas sosial dan politik yang melatarbelakanginya. Akibatnya, kita hanya disuguhkan dengan gambaran sejarah yang tampak datar, tidak berkembang, dan tidak menggugah kesadaran kritis terhadap relevansi peristiwa-peristiwa tersebut di konteks masa kini.

Lebih dari itu, terdapat pengurangan dalam kedalaman refleksi terhadap peristiwa-peristiwa monumental dalam sejarah bangsa yang seharusnya dapat menjadi landasan untuk memahami kondisi sosial-politik Indonesia saat ini. Oleh karena itu, upaya untuk merevitalisasi narasi sejarah yang lebih kritis, dinamis, dan mencakup berbagai perspektif menjadi sangat penting agar sejarah Indonesia tidak terperangkap dalam kebekuan dan banalitas, melainkan terus hidup dan relevan untuk generasi masa depan.

Narasi Sejarah yang Tertutup dan Mengulang

Indonesia memiliki banyak peristiwa monumental yang memiliki nilai historis mendalam dan dianggap sebagai titik balik dalam perjalanan bangsa, di antaranya adalah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, perlawanan terhadap penjajah, serta era Reformasi yang dimulai pada 1998. Setiap peristiwa ini menyimpan makna besar yang seharusnya menjadi bahan refleksi dan pembelajaran bagi generasi-generasi berikutnya. Namun, meskipun memiliki signifikansi yang luar biasa, peristiwa-peristiwa tersebut sering kali disajikan dalam narasi yang terlalu seragam dan tidak menggugah pemikiran kritis terhadap konteks sosial, politik, dan budaya yang menyertainya. Fenomena ini mencerminkan bagaimana sejarah Indonesia sering kali dipresentasikan dalam bentuk yang telah terformulasikan dengan cara yang statis, tanpa memberikan ruang bagi pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas yang terjadi pada masa tersebut.

Sebagian besar narasi sejarah yang dibangun, terutama dalam sistem pendidikan, lebih cenderung menekankan pada peristiwa-peristiwa besar yang telah menjadi acuan utama dalam pemahaman kolektif masyarakat. Peristiwa-peristiwa seperti kemerdekaan dan perlawanan terhadap penjajah dianggap sebagai tonggak yang tidak perlu dipertanyakan kembali. Namun, dalam banyak kasus, narasi ini gagal untuk menyoroti dimensi-dimensi yang lebih dalam, seperti implikasi sosial, politik, dan budaya dari peristiwa-peristiwa tersebut. Ketika narasi sejarah hanya berfokus pada peristiwa besar dan heroik tanpa menggali kondisi sosial yang melatari peristiwa tersebut, maka sejarah itu sendiri menjadi datar dan kehilangan relevansinya untuk mengatasi tantangan-tantangan kontemporer.

Post Views: 533

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026
Page 1 of 3
123Next
Tags: banalitasBerita OpiniBerita Persberita pers opiniBeritapersBeritapers Opininarasi sejarah IndonesiaOpinisejarah yang terlupakan
Kemal Situru

Kemal Situru

Kemal Situru adalah tokoh yang terkait dengan dunia pendidikan dan jurnalistik, sering terlibat dalam acara pelatihan dan pengembangan keahlian jurnalistik untuk mahasiswa, menunjukkan peran aktifnya dalam meningkatkan literasi media dan kemampuan publikasi di kalangan umum dan akademisi. Dan juga figur yang mendorong kegiatan literasi serta publikasi di lingkungan kampus.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

1 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Walikota Munafri Bersama Gubernur Sulsel Pantau Harga Pangan di Pasar Terong

Walikota Munafri Bersama Gubernur Sulsel Pantau Harga Pangan di Pasar Terong

20 Februari 2026
Ketua GMIL LIDIK PRO Sulsel Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

Ketua GMIL LIDIK PRO Sulsel Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

28 Januari 2026
Penyisiran Jalur Ekstrem Berbuah Hasil, Tim SAR Temukan Barang Korban ATR

Penyisiran Jalur Ekstrem Berbuah Hasil, Tim SAR Temukan Barang Korban ATR

19 Januari 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?