BeritaPers. Makassar || – Genderang gelaran megah Expo 2026 STIMI YAPMI Makassar kian nyaring terdengar. Tepat pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 12.00 WITA, seluruh jajaran panitia berkumpul dalam suasana hangat di Cafe Rangkoe, Jl. Dr. Leimena Makassar. Pertemuan ini merupakan langkah krusial setelah sehari sebelumnya sukses melaksanakan Technical Meeting formal di Aula LLDIKTI demi mematangkan eksekusi di Hotel Claro mendatang.
Suasana di Cafe Rangkoe siang itu terasa sangat cair. Tidak ada sekat formalitas yang kaku antara pimpinan dan staf; semuanya duduk melingkar ditemani aroma kopi yang membangkitkan inspirasi. Briefing ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Expo 2026 yang juga merupakan Kaprodi Manajemen STIMI YAPMI, Bapak Muh. Anwar, HM. Beliau menegaskan bahwa pertemuan santai ini adalah kunci untuk menyatukan frekuensi kerja seluruh tim.
Dalam arahannya, Bapak Muh. Anwar, HM. menekankan bahwa Expo 2026 adalah momentum emas untuk memperkuat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). “Expo di Hotel Claro nanti harus kita jadikan corong utama informasi PMB. Kita ingin masyarakat melihat bahwa STIMI YAPMI adalah kampus yang dinamis, sehingga calon mahasiswa baru tidak ragu untuk bergabung dan bertumbuh bersama kita,” pungkasnya dengan nada optimis.
Ibu Rukmana, selaku Waka II, turut memberikan pandangannya dari sisi manajemen operasional dan dukungan sarana. Beliau mengingatkan bahwa kelancaran logistik sangat berpengaruh pada citra kampus di mata publik. “Target PMB kita tahun ini besar, maka wajah kita di Expo nanti harus profesional. Saya ingin memastikan semua kebutuhan teknis terpenuhi agar pelayanan informasi kepada calon mahasiswa berjalan tanpa hambatan,” tutur Ibu Rukmana.

Senada dengan itu, Waka III, Ibu Adrianah, menyoroti peran aktif mahasiswa dalam menarik minat adik-adik tingkat mereka. Beliau memandang Expo 2026 sebagai magnet promosi yang efektif. “Tujuan kita jelas, selain pameran, kita ingin Expo ini menjadi pintu masuk bagi calon mahasiswa. Lewat briefing santai ini, saya harap ide-ide kreatif promosi PMB terus mengalir agar booth kita di Claro nanti menjadi yang paling ramai,” harapnya.
Perspektif tambahan datang dari Bapak Iman Prasetyo yang menekankan pentingnya pengolahan data pengunjung Expo sebagai database PMB yang potensial. Beliau melihat Expo ini sebagai jembatan komunikasi langsung dengan masyarakat. Sementara itu, Bapak Riswan menambahkan bahwa manfaat jangka panjang kegiatan ini adalah memperkuat branding kampus sebagai institusi manajemen yang modern dan relevan dengan kebutuhan industri.
Namun, di tengah diskusi serius mengenai target PMB dan koordinasi acara, suasana mendadak pecah menjadi penuh tawa saat perhatian beralih ke perwakilan BEM STIMI YAPMI Makassar. Kehadiran para aktivis kampus ini memang memberi warna tersendiri. Mereka tampak sangat antusias, meskipun beberapa kali harus “bernegosiasi” dengan menu camilan yang tersaji di depan mata demi menjaga konsentrasi.
Sosok yang paling mencuri perhatian tentu saja Harlan, sang Ketua BEM. Dengan ciri khas kumis tipisnya yang tampak tertata rapi yang oleh rekan-rekannya sering disebut sebagai “kumis penambah wibawa” Harlan berhasil mencairkan ketegangan. Sambil sesekali membelai kumis tipisnya dengan gaya berpikir ala detektif, ia menyimak dengan serius poin-poin strategi PMB yang disampaikan para pimpinan.
Harlan seolah menjadi “bumbu penyedap” yang memastikan bahwa meski kerja keras menanti, keceriaan tim tidak boleh hilang. Sambil memegang catatan, ia melontarkan komentar jenaka yang membuat seisi kafe tertawa. “Kami dari BEM siap jadi ‘agen promosi’ PMB, Pak! Dengan modal semangat dan sedikit wibawa dari kumis saya ini, kami pastikan calon mahasiswa baru tertarik masuk ke STIMI YAPMI,” seru Harlan yang disambut gelak tawa Bapak Anwar dan yang lainnya.
Keterlibatan aktif BEM dalam kepanitiaan ini memang menjadi poin krusial yang sangat diapresiasi. Kolaborasi antara kebijaksanaan para dosen dan energi meledak-ledak dari mahasiswa, ditambah sentuhan humor dari Harlan, menciptakan sinergi yang sempurna. Tidak ada jarak antara senior dan junior di Cafe Rangkoe hari itu; yang ada hanyalah satu visi besar untuk kesuksesan Expo dan pencapaian target PMB.
Kegiatan Expo 2026 di Hotel Claro Makassar sendiri diprediksi akan menjadi salah satu pameran pendidikan dan kewirausahaan paling bergengsi di Makassar tahun ini. Dengan persiapan yang matang melalui kombinasi rapat formal di LLDIKTI dan briefing kekeluargaan di Cafe Rangkoe, seluruh lini panitia tampak sudah sangat siap menghadapi tantangan di lapangan demi mengharumkan nama almamater.
Pertemuan yang berakhir menjelang sore itu ditutup dengan sesi foto bersama, di mana Harlan tetap berpose andalan dengan kumis tipisnya yang ikonik. Dengan semangat “Tanpa Sekat”, STIMI YAPMI Makassar kini resmi “memanaskan mesin” dan siap menyambut dunia melalui Expo 2026. Hotel Claro, bersiaplah, karena pasukan YAPMI siap menyukseskan acara sekaligus menjaring bibit-bibit unggul mahasiswa baru!






















Discussion about this post