BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Semangat gotong royong masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Pembangunan Jembatan Potong yang menghubungkan akses pada saluran sekunder Kelompok Tani Macinna 3 dilakukan melalui swadaya masyarakat.
Pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kecamatan Lanrisang. Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP, turun melakukan pemantauan ke lokasi pada Senin, 5 Oktober 2026, guna melihat secara langsung progres pekerjaan dan kondisi infrastruktur yang sedang dibangun.
Dalam peninjauan tersebut, Hasri Hadi didampingi Sekcam Lanrisang Firman Sahuddin, S.H., M.AP, Kasi PMD Jamaludin, S.H., serta Lurah Lanrisang Zulkarnain, S.STP., M.Si.
Jembatan Potong tersebut memiliki fungsi strategis bagi masyarakat karena menjadi bagian dari akses yang menghubungkan kawasan di sekitar saluran sekunder Kelompok Tani Macinna 3. Keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung mobilitas warga sekaligus menunjang aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Camat Lanrisang Hasri Hadi mengapresiasi inisiatif dan kepedulian masyarakat yang memilih bergotong royong untuk membangun fasilitas yang dinilai dibutuhkan bersama.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat. Pembangunan melalui swadaya seperti ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih kuat. Pemerintah hadir untuk memantau dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat kita koordinasikan dengan baik,” ujar Hasri Hadi.
Menurut Hasri, pembangunan infrastruktur tidak selalu harus menunggu intervensi pemerintah. Ketika masyarakat memiliki kepedulian dan kemauan untuk bergotong royong, kebutuhan mendesak di lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisi serta manfaatnya bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hasil pembangunan setelah jembatan selesai dikerjakan. Menurutnya, fasilitas yang dibangun melalui swadaya merupakan aset bersama sehingga membutuhkan kepedulian dan pemeliharaan dari masyarakat.
Sementara itu, jajaran Pemerintah Kecamatan Lanrisang bersama pemerintah kelurahan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan tersebut. Kehadiran pemerintah di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat mengenai kebutuhan infrastruktur di wilayah Kelurahan Lanrisang.
Pembangunan Jembatan Potong ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur, terutama fasilitas yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga dan kepentingan pertanian.
Dengan semangat gotong royong yang terus dipertahankan, Jembatan Potong Kelurahan Lanrisang diharapkan tidak hanya menjadi akses penghubung, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan Kelompok Tani Macinna 3 dalam mendukung aktivitas pertanian di wilayah tersebut. (MLP)










