BERITAPERS || Jakarta – PT TASPEN (Persero) kembali mengingatkan seluruh peserta, baik ASN aktif maupun pensiunan, untuk lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang mengatasnamakan TASPEN. Imbauan ini muncul menyusul maraknya pesan-pesan mencurigakan yang dikirim via WhatsApp dari nomor tak dikenal, yang meminta peserta memperbarui data pribadi lewat tautan tertentu.
“Itu bukan dari kami,” tegas manajemen TASPEN. Pesan-pesan seperti itu dipastikan tidak berasal dari kanal resmi dan patut diwaspadai sebagai bentuk penipuan.
TASPEN menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi demi kenyamanan dan keamanan bersama. Direktur Operasional PT TASPEN, Ariyandi, menyatakan bahwa perlindungan data peserta adalah prioritas utama. “Kami sudah menerapkan berbagai teknologi terbaru untuk menjamin keamanan informasi pribadi para peserta,” ujarnya pada Rabu (16/4/2025).
Bagaimana cara yang benar memperbarui data?
Untuk peserta aktif, pembaruan dilakukan melalui instansi Pemda tempat bekerja, terutama jika ada perubahan data diri atau status keluarga. Sedangkan bagi pensiunan, pembaruan data terbagi dua:
Finansial: Perubahan SK pensiun, penyesuaian besaran pensiun pokok, hingga tunjangan keluarga.
Non-Finansial: Perubahan domisili atau juru bayar.
Semua perubahan data dapat dilaporkan secara mandiri melalui aplikasi Andal by TASPEN, situs tos.taspen.co.id, atau datang langsung ke kantor cabang TASPEN.










