BERITAPERS || PAREPARE – Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kehadiran di tengah warga yang sedang berduka. Hal tersebut ditunjukkan Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan Tarika, saat melayat ke rumah salah seorang warga yang meninggal dunia di Kampung Minrulangnge, Kota Parepare, Rabu (21/10/2026).
Kehadiran Kapolsek Bacukiki di rumah duka menjadi bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap keluarga yang tengah kehilangan orang tercinta. Di tengah suasana duka, kehadiran aparat kepolisian diharapkan dapat memberikan dukungan moral serta menguatkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Dalam suasana penuh keharuan, AKP Bustan Tarika menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Momen tersebut sekaligus mencerminkan bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya warga kita. Semoga almarhum atau almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar AKP Bustan Tarika.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus diwujudkan dalam berbagai situasi, termasuk ketika warga sedang menghadapi musibah dan kehilangan anggota keluarga.
“Bagi kami, masyarakat bukan sekadar warga yang harus kami layani, tetapi juga bagian dari keluarga besar yang harus kami jaga dan pedulikan. Dalam suasana suka maupun duka, kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga kehadiran kami dapat menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka,” tuturnya.
Sikap humanis tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Kedekatan antara polisi dan masyarakat tidak hanya tumbuh melalui pelayanan keamanan, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap kondisi sosial dan perasaan warga.
Di saat keluarga yang ditinggalkan menghadapi kesedihan mendalam, kehadiran dan ungkapan belasungkawa menjadi bentuk solidaritas yang memiliki makna tersendiri. Hal sederhana seperti melayat dapat menunjukkan bahwa masyarakat tidak menghadapi masa sulit sendirian.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polsek Bacukiki untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif, humanis, dan penuh empati.
Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan keamanan, tetapi juga ketika mereka membutuhkan kepedulian, dukungan moral, dan kehangatan kemanusiaan. (MLP)










