BERITAPERS || PAREPARE – Rabu, 15 Juli 2026. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menyelenggarakan Inhouse Training Lintas Kompetensi selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 15–17 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II RSUD Andi Makkasau tersebut diikuti oleh seluruh unsur manajemen, tenaga kesehatan, serta staf nonklinis secara hybrid, yakni melalui metode tatap muka dan daring.
Pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis rumah sakit dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil penilaian akreditasi rumah sakit sekaligus memperkuat budaya keselamatan pasien (patient safety culture) di seluruh lini pelayanan. Melalui kegiatan tersebut, RSUD Andi Makkasau berupaya memastikan seluruh sumber daya manusia memiliki pemahaman yang sama terhadap standar pelayanan, prosedur keselamatan kerja, serta tata kelola rumah sakit yang sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang menjadi bagian dari standar akreditasi rumah sakit. Materi tersebut meliputi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penanganan tumpahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), kesiapsiagaan bencana (disaster plan), serta Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP).
Materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi menjadi salah satu fokus utama karena memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya infeksi yang didapat selama perawatan di rumah sakit. Para peserta diberikan pemahaman mengenai prosedur sterilisasi, penggunaan alat pelindung diri, hingga penerapan standar kebersihan lingkungan rumah sakit guna menciptakan pelayanan yang aman bagi pasien maupun petugas kesehatan.
Selain itu, pelatihan penggunaan APAR dan penanganan tumpahan B3 juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai terhadap potensi keadaan darurat. Simulasi dilakukan secara langsung agar peserta dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kebakaran maupun insiden yang melibatkan bahan berbahaya.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai manajemen penanggulangan bencana yang bertujuan memperkuat koordinasi internal rumah sakit dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, baik bencana alam maupun nonalam. Materi tersebut mencakup prosedur evakuasi, sistem komunikasi krisis, hingga pembagian tugas dan tanggung jawab setiap unit pelayanan saat terjadi keadaan darurat.
Sementara pada materi Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), peserta diajak untuk memahami berbagai indikator mutu pelayanan yang menjadi tolok ukur keberhasilan rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Hj. Muliana, Sp.M., M.Kes, menegaskan bahwa pelaksanaan Inhouse Training Lintas Kompetensi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi rekomendasi akreditasi rumah sakit, tetapi lebih dari itu merupakan komitmen kami dalam membangun budaya mutu dan keselamatan pasien yang kuat di lingkungan RSUD Andi Makkasau. Seluruh pegawai harus memiliki kompetensi yang sama dalam memahami standar pelayanan, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta penerapan prosedur keselamatan yang menjadi prioritas utama rumah sakit,” ujar dr. Hj. Muliana.
Ia menambahkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan fasilitas dan teknologi yang dimiliki rumah sakit, tetapi juga oleh kompetensi serta kesiapan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan yang profesional dan responsif.
“Kami ingin memastikan setiap pasien yang datang mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, dan sesuai standar. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM harus terus dilakukan secara berkesinambungan. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung dapat semakin siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan dan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan rumah sakit dalam mempertahankan standar akreditasi sangat bergantung pada keterlibatan seluruh unsur organisasi, mulai dari manajemen hingga petugas di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan lintas kompetensi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunit sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Kegiatan yang dimulai setiap hari pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung interaktif melalui kombinasi pemaparan materi, diskusi, studi kasus, serta simulasi lapangan. Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam situasi nyata di lingkungan kerja.
Melalui penyelenggaraan Inhouse Training Lintas Kompetensi ini, RSUD Andi Makkasau Parepare kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat budaya keselamatan pasien, serta memenuhi standar akreditasi nasional demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Parepare dan wilayah sekitarnya. (MLP)






















Discussion about this post