BeritaPers, Opini – Teringat akan yang diungkapkan K.H Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) tentang konsep 3 Mnya untuk mengubah diri dalam rangka mengubah dunia, yaitu Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil, dan Mulai dari sekarang juga.
Hidup akan terasa lebih hidup dan lebih bermakna bukan karena hal-hal yang besar, melainkan dari hal-hal kecil yang dikerjakan dengan jiwa yang besar. Cahaya kehidupan abadi bukan
tampak dari kemilau harta yang dimiliki, bukan pula dari indahnya tahta kedudukan yang dipunyai seseorang atau deretan gelar yang disandang. Cahaya kehidupan abadi justru dimulai dari lentera kecil
yang ada dalam diri yang menyala dalam ketulusan memberi pertolongan pada orang lain dalam segala kekurangan dan kecukupannya.
Lentera kehidupan tidak berarti selalu memberi kebaikan kepada orang-orang yang baik dengan kita. Memberi pertolongan kepada orang yang sepaham, sealiran, dan sependapat dengan kita adalah hal biasa. Namun, memberi pertolongan dengan dasar cinta kasih kepada orang-orang yang justru membenci kita, yang berbeda dan tidak sepaham dengan kita merupakan nilai tertinggi dari
lentera kehidupan tersebut.
Seorang sahabat yang sangat bijak dan rendah hati, sungguh pun memiliki jabatan yang tinggi, pernah bertutur, “Harta saya yang abadi itu adalah yang saya berikan pada orang lain.”
Pernyataan yang menunjukkan implementasi nilai-nilai spiritual yang tinggi itu, memberikan inspirasi dan dorongan bahwa apa yang kita miliki saat ini adalah titipan dan sebagian milik orang lain. Inspirasi yang memperkokoh keyakinan bahwa semua yang kita miliki saat ini tidaklah abadi. Hidup semata-mata adalah menjadi saluran berkah bagi orang lain.





















Discussion about this post