• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Puasa dan Kesadaran Ontologis: Ramadan Mengubah Cara Kita Melihat Dunia

Kemal Situru by Kemal Situru
2 Maret 2025
in Berita Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Puasa dan Kesadaran Ontologis: Ramadan Mengubah Cara Kita Melihat Dunia

Foto: Purgatorio-ramadhan-dan-aku-fitri (Ist)

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh: Aksan Al-Bimawi

Dosen Sejarah Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar

BERITAPERS – Ramadan bukan sekadar sebuah kewajiban religius yang harus dijalankan oleh umat Islam, tetapi juga merupakan pengalaman eksistensial yang mendalam. Dalam filsafat, kesadaran ontologis merujuk pada pemahaman mendalam tentang keberadaan dan eksistensi manusia dalam realitas yang lebih luas. Dalam konteks Ramadan, kesadaran ini menjadi semakin tajam melalui praktik puasa yang melibatkan bukan hanya dimensi fisik, tetapi juga spiritual dan kognitif.

Al-Qur’an menegaskan tujuan puasa sebagai instrumen kesadaran yang lebih tinggi:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183)

Ayat ini menunjukkan bahwa puasa bukan sekadar aktivitas ritualistik, tetapi juga sebuah jalan menuju ketakwaan, yang dalam terminologi filsafat dapat diinterpretasikan sebagai perjalanan menuju kesadaran ontologis yang lebih tinggi.

Dimensi Ontologis Puasa: Menyelami Hakikat Keberadaan

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering kali mengidentifikasi dirinya dengan atribut material: makanan, minuman, pekerjaan, dan kesenangan duniawi lainnya. Jean-Paul Sartre, dalam eksistensialisme ateistiknya, menyoroti bagaimana manusia sering kali terperangkap dalam “l’Être-pour-soi” (menjadi untuk dirinya sendiri), di mana individu mendefinisikan keberadaannya berdasarkan kepemilikan material. Ramadan, melalui praktik puasa, memberikan kesempatan bagi individu untuk melampaui kesadaran materialistik (mendekonstruksi identitas material) ini.

Dengan menahan diri dari kebutuhan dasar, manusia dipaksa untuk menghadapi pertanyaan mendalam: Siapakah aku tanpa makanan dan minuman? Apa yang tersisa dari diriku jika segala kenikmatan duniawi diambil sementara? Pertanyaan-pertanyaan ini membimbing seseorang menuju kesadaran ontologis yang lebih esensial.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026

Baca Juga:

Sejarah yang Terlupakan: Banalitas Dalam Narasi Sejarah Indonesia

Selain mendekonstruksi identitas material, puasa merefleksikan kita tentang kesadaran waktu dan keberadaan. Martin Heidegger dalam Sein und Zeit (Being and Time) menjelaskan bahwa manusia sering kali terjebak dalam keberadaan yang tidak autentik, di mana mereka hidup dalam rutinitas tanpa benar-benar menyadari keberadaannya. Ramadan mengubah cara kita memandang waktu: siang hari bukan lagi sekadar transisi antara pagi dan sore, tetapi menjadi ruang spiritual di mana seseorang belajar menahan diri dan merefleksikan keberadaannya.

Post Views: 350
Page 1 of 4
12...4Next
Tags: Aksan Al BimawiBerita OpiniCara Kita Melihat DuniaDosen UIN Alauddin MakassarKesadaran OntologisOpiniPuasaRamadhan 2025
Kemal Situru

Kemal Situru

Kemal Situru adalah tokoh yang terkait dengan dunia pendidikan dan jurnalistik, sering terlibat dalam acara pelatihan dan pengembangan keahlian jurnalistik untuk mahasiswa, menunjukkan peran aktifnya dalam meningkatkan literasi media dan kemampuan publikasi di kalangan umum dan akademisi. Dan juga figur yang mendorong kegiatan literasi serta publikasi di lingkungan kampus.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

1 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Kades Padakkalawa Hadiri Seminar KDKMP, Perkuat Sinergi Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Ekonomi Desa

Kades Padakkalawa Hadiri Seminar KDKMP, Perkuat Sinergi Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Ekonomi Desa

5 Agustus 2026
Ide Tanpa Bahasa dan Bahasa Tanpa Ide

Ide Tanpa Bahasa dan Bahasa Tanpa Ide

18 Maret 2025
HUT ke-67 Pelopor, Dansat Brimob Polda Sulsel Pimpin Syukuran di Batalyon B Pelopor

HUT ke-67 Pelopor, Dansat Brimob Polda Sulsel Pimpin Syukuran di Batalyon B Pelopor

14 September 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?