Nah, ini dia saat yang ditunggu-tunggu: waktu berbuka. Mungkin ini saat-saat yang paling ditunggu setelah seharian berpuasa, namun, kita seringkali terlalu fokus pada hidangan lezat yang sudah tersaji, sehingga lupa untuk berdoa atau mengingat Allah. Ingat, buka puasa itu bukan hanya soal “apa yang kita makan,” tapi lebih ke “siapa yang kita syukuri.”
Saya tidak terburu-buru menyantap makanan. Ambil waktu sejenak untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Buka puasa dengan doa dan dzikir, karena itu adalah saat yang penuh berkah. Apalagi waktu doa saat berbuka dianggap waktu yang mustajab. Jadi, jangan sia-siakan! Jangan sampai kita malah asyik ngobrol atau foto-foto makanan, sampai lupa berdoa dan bersyukur.
Tidur: Jangan Lupakan Kualitas Tidur
Setelah seharian penuh beraktivitas berpuasa, bekerja, dan beribadah, kita tentu membutuhkan waktu untuk istirahat. Tapi, ya, sering kali kita merasa bahwa tidur yang cukup itu hanya bisa terjadi kalau kita bisa memastikan ke kasur tepat sebelum Adzan Subuh (dan berharap semoga tidak ada yang membangunkan). Tidur yang cukup adalah salah satu kunci agar tubuh kita tetap bugar dan ibadah tetap lancar. Jadi, jangan biarkan kebiasaan begadang menjadi “teman” setia Ramadhanmu.
Mulailah mengatur waktu tidur secara teratur. Siapa tahu, kamu bisa bangun lebih awal untuk sholat tahajud, tanpa merasa kayak zombie. Dan kalau kamu merasa nggak bisa bangun, ingat: setidaknya tidurmu akan lebih berkualitas kalau kamu bangun untuk sholat Subuh, bukan untuk ngumpulin selimut dan berharap bisa tidur lima menit lagi.






















Discussion about this post