Beritapers.com. Luwu Timur – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Ramadhan (57), warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wosuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang dilaporkan belum kembali setelah pergi ke hutan untuk mencari kayu.
Informasi mengenai hilangnya Ramadhan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari Sekretaris Desa Parumpanai pada Rabu (30/9) sekitar pukul 22.15 WITA.
Berdasarkan laporan, Ramadhan pergi menuju kawasan Hutan Lahumpangi Barat, Dusun Lahumpangi Barat, Desa Parumpanai, pada Rabu (30/9) sekitar pukul 07.00 WITA. Namun, sejak sekitar pukul 13.00 WITA, nomor telepon korban sudah tidak aktif dan korban belum juga kembali ke rumah.
Masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan tersebut diterima, Ramadhan belum ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian di kawasan hutan tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan tim langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait untuk menyusun strategi pencarian serta membagi area menjadi beberapa sektor.
“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim untuk menuju lokasi kejadian. Tim kemudian berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait untuk menentukan strategi pencarian serta membagi area pencarian menjadi beberapa sektor,” ujar Arif.
Operasi pencarian dilanjutkan pada Kamis (1/10) sekitar pukul 07.00 WITA. Tim SAR gabungan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pengecekan di sisi kiri dan kanan jalur menuju lokasi kejadian dengan fokus pada titik-titik yang dinilai mencurigakan.
Sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran secara paralel hingga radius sekitar 300 meter dari titik lokasi kejadian. Total luas area pencarian yang ditargetkan mencapai sekitar 360.000 meter persegi atau 0,36 kilometer persegi.
“Pencarian dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi medan dan titik-titik yang berpotensi dilalui korban. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar pencarian dapat berjalan efektif dan aman,” jelasnya.
Arif mengatakan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Tim SAR juga mengutamakan keselamatan personel selama proses pencarian.
“Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian dan terus melaporkan setiap perkembangan yang ditemukan di lapangan,” pungkasnya.










