BERITAPERS – Bulukumba, 3 Juli 2025 — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional LIDIK PRO, M. Darwis K, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIDIK PRO Kota Parepare atas eksistensi dan langkah profesional yang terus ditunjukkan dalam penguatan kelembagaan.
Menurutnya, komitmen DPD LIDIK PRO Parepare untuk memperbaharui struktur kepengurusan serta dokumen legalitas kelembagaan seperti Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Parepare, merupakan langkah strategis dalam menegaskan eksistensi lembaga yang solid dan taat aturan.
“Ini menunjukkan bahwa DPD Parepare tidak hanya eksis dalam kegiatan sosial kontrol, tetapi juga berorientasi pada tata kelola organisasi yang profesional dan terstruktur,” ujar Darwis dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/7).
Darwis juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua DPP LIDIK PRO Sulawesi Selatan, Kemal Situru, S.Pd., M.Si, atas dedikasinya dalam melakukan koordinasi dan road show secara berkala ke berbagai DPD di wilayah Sulsel.
Ia menilai, pola komunikasi intensif yang dibangun Kemal Situru dengan jajaran DPD di kabupaten/kota menjadi kunci dalam mendorong konsolidasi internal serta akselerasi pengembangan lembaga ke arah yang lebih baik dan matang.
“Upaya DPP Sulsel dalam memperkuat sinergi vertikal lembaga sangat kami apresiasi. Ini merupakan contoh kepemimpinan organisasi yang progresif dan membumi,” tambah Darwis.
Lebih lanjut, Darwis berharap model pembinaan dan komunikasi yang diterapkan di Sulawesi Selatan dapat menjadi role model bagi DPP dan DPD LIDIK PRO di wilayah lainnya dalam membangun gerakan kontrol sosial yang konstruktif, profesional, dan tetap berpijak pada koridor hukum.
“Dengan kekompakan dan semangat perubahan, saya yakin LIDIK PRO akan semakin diterima masyarakat sebagai mitra kritis yang solutif,” tutupnya.
Darwis juga berharap kepada DPD LIDIK PRO yang lain agar lebih pro aktif lagi dalam menata kelola Organisasi atau lembaga baik itu menyangkut administrasi seperti SKT maupun lainnya yang menjadi program lembaga, yang belum ada agar secepatnya diurus dan menguatkan identitas keberadaan lembaga kita khususnya di Sulsel, harapnya. (*)










