BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Kamis, 22 Januari 2026. Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI) melaksanakan Edukasi Gizi Serentak di Sekolah yang dilaksanakan secara nasional dan menjadi bagian dari kegiatan pencatatan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Di Kabupaten Pinrang, kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di SMA Negeri 10 Lanrisang, Kecamatan Lanrisang. Edukasi gizi serentak ini diikuti oleh 30 orang peserta didik, dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, tenaga kesehatan, serta pengurus PERSAGI Kabupaten Pinrang.
Hadir mewakili Kepala SMA Negeri 10 Lanrisang, Arpah Anwar, S.Ag, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan edukasi gizi serentak tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan upaya sekolah dalam membentuk perilaku hidup sehat di kalangan peserta didik.
Dalam keterangannya, Arpah Anwar menegaskan pentingnya edukasi gizi bagi generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan edukasi gizi serentak di SMA Negeri 10 Lanrisang. Kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan pemahaman gizi seimbang sejak dini, karena asupan gizi yang baik akan berpengaruh langsung terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, dan prestasi siswa,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang diawali oleh pembawa acara (MC), menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Gizi, serta Hymne PERSAGI, dan ditutup dengan doa. Selanjutnya, pembukaan nasional Edukasi Gizi Serentak dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PERSAGI dan diikuti secara serentak oleh seluruh daerah di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan HGN ke-66.
Pada tingkat daerah, sambutan disampaikan oleh Ketua DPC PERSAGI Kabupaten Pinrang, Isnawati, SKM. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan edukasi gizi serentak di SMA Negeri 10 Lanrisang merupakan wujud komitmen PERSAGI dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus berkontribusi dalam pencatatan rekor MURI pada momentum Hari Gizi Nasional.
Sebelum memasuki sesi utama, para peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal terkait materi gizi. Selanjutnya, kegiatan edukasi gizi disampaikan oleh tim edukator, yakni Ety Andriani Azikin, SKM, Marwah, SKM, dan Nursa’adah, Amd.Gz. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, mencakup prinsip gizi seimbang, pentingnya sarapan sehat, pemilihan makanan bergizi, serta dampak pola makan terhadap kesehatan dan prestasi belajar.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan siswa dalam mengikuti materi dan menyampaikan pertanyaan seputar penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pencatatan MURI, dilakukan pendokumentasian dan pelaporan pelaksanaan edukasi gizi serentak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan secara nasional. Di akhir kegiatan, peserta juga mengikuti post-test dan evaluasi untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah menerima materi edukasi.
Melalui kegiatan Edukasi Gizi Serentak ini, PERSAGI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Mlp)










