BERITAPERS || WAETUOE, LANRISANG – Sorak sorai dan semangat kemerdekaan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kecamatan Lanrisang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Sepak Bola Desa Waetuoe, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Di tengah kemeriahan tersebut, MI DDI Jampue berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III lomba devile. Prestasi ini menjadi kado istimewa bagi keluarga besar madrasah sekaligus bukti nyata dari kerja keras, kedisiplinan dan kekompakan para peserta didik.
Dengan mengenakan seragam dan atribut yang telah dipersiapkan secara matang, para siswa MI DDI Jampue tampil penuh percaya diri di hadapan masyarakat, peserta Porseni, guru, serta para tamu undangan.
Langkah demi langkah mereka ayunkan dengan penuh semangat. Barisan yang tertata rapi dan kekompakan para peserta menjadi gambaran bahwa persiapan yang dilakukan sebelumnya tidak sia-sia.
Bagi para siswa, penampilan tersebut bukan sekadar mengikuti perlombaan. Mereka membawa nama besar madrasah, membawa harapan para guru dan orang tua, serta menunjukkan semangat generasi muda dalam menyambut kemerdekaan bangsa.
Ketika nama MI DDI Jampue diumumkan sebagai peraih Juara III, kebanggaan pun terpancar dari wajah para siswa dan guru pendamping. Tepuk tangan dan apresiasi menjadi penghargaan tersendiri atas perjuangan yang telah mereka lakukan.
Kepala MI DDI Jampue, Hasriani, S.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya terhadap seluruh siswa yang telah memberikan penampilan terbaik.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak. Juara III ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan, kedisiplinan dan kekompakan mereka. Kami sebagai guru tentu sangat bangga melihat keberanian dan semangat anak-anak tampil membawa nama MI DDI Jampue,” ungkap Hasriani.
Menurutnya, nilai terpenting dari kegiatan Porseni bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk memahami arti kebersamaan, tanggung jawab, sportivitas, disiplin dan keberanian.
“Bagi kami, piala bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar bekerja sama dan memiliki rasa percaya diri. Prestasi ini menjadi motivasi agar mereka terus berusaha dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Hasriani juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pembina dan orang tua siswa yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan devile.
Menurutnya, tanpa dukungan dan kebersamaan seluruh pihak, pencapaian tersebut tidak akan mudah diraih.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, pembina dan orang tua yang telah mendukung anak-anak. Terima kasih juga kepada seluruh siswa yang sudah berjuang dengan penuh semangat. Semoga prestasi ini menjadi awal untuk prestasi-prestasi berikutnya,” tambahnya.
Semangat yang diperlihatkan para siswa MI DDI Jampue juga menjadi gambaran bahwa momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Di balik barisan devile yang berjalan beberapa menit, terdapat proses panjang berupa latihan, persiapan, arahan guru, kekompakan siswa dan dukungan orang tua. Semua itu kemudian bermuara pada sebuah prestasi yang membanggakan.
Porseni Kecamatan Lanrisang bukan hanya menjadi arena kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarsekolah, madrasah, guru, peserta didik dan masyarakat.
Desa Waetuoe yang dipercaya menjadi tuan rumah pun menjadi saksi bagaimana semangat kemerdekaan tumbuh di tengah generasi muda. Ribuan langkah peserta devile seakan menggambarkan perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan persatuan dan mengisi kemerdekaan.
Bagi MI DDI Jampue, Juara III devile bukanlah akhir dari perjuangan. Prestasi tersebut justru menjadi awal untuk terus berbenah, meningkatkan kemampuan dan memberikan ruang lebih luas kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka.
Di bawah kepemimpinan Hasriani, S.Pd.I, keluarga besar MI DDI Jampue berharap semangat yang telah ditunjukkan dalam Porseni dapat terus dibawa ke lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Sebab, kemerdekaan sejatinya bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter, berprestasi dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air.
Juara III boleh menjadi angka di papan pengumuman. Namun bagi MI DDI Jampue, setiap langkah para siswa hari itu adalah cerita tentang keberanian, perjuangan dan kebanggaan yang akan selalu dikenang.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi persembahan kecil namun bermakna dari generasi muda MI DDI Jampue untuk Indonesia di usia kemerdekaan yang ke-81.
Selamat kepada MI DDI Jampue atas raihan Juara III Devile Porseni Kecamatan Lanrisang. Terus melangkah, terus berprestasi, dan terus kobarkan semangat kemerdekaan. (MLP)






















Discussion about this post