BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Sabtu, 20 Juni 2026. Pemerintah desa se-Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, secara serentak menggelar kegiatan Rembuk Stunting Desa sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, balita, dan remaja.
Kegiatan yang berlangsung di masing-masing desa tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Kepala Puskesmas Lanrisang beserta jajaran tenaga kesehatan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pinrang, kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, kader posyandu, kader pembangunan manusia (KPM), pendamping desa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Rembuk Stunting Desa merupakan forum musyawarah yang menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk membahas berbagai persoalan terkait stunting, mengidentifikasi faktor penyebab, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta menyusun langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan di tingkat desa.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi keluarga, sanitasi lingkungan, akses air bersih, pola asuh anak, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Kepala Puskesmas Lanrisang drg, Bertha Yestiani,.M.Kes, menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan semata, melainkan masalah multidimensi yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan stunting.
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama lintas sektor yang kuat agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Melalui rembuk stunting ini, kita dapat menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Pinrang menjelaskan bahwa pelaksanaan Rembuk Stunting Desa merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Hasil kesepakatan dalam rembuk tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan penganggaran desa yang berorientasi pada upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Melalui forum ini, pemerintah desa diharapkan mampu menyusun program yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, sehingga penggunaan anggaran desa dapat lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat.
Selain menjadi sarana perencanaan, Rembuk Stunting juga berfungsi sebagai media edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Rembuk Stunting memiliki peran strategis dalam mendukung target nasional percepatan penurunan stunting. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah desa, fasilitas kesehatan, dan seluruh unsur masyarakat, diharapkan berbagai faktor risiko penyebab stunting dapat diminimalkan sejak dini.
Lebih jauh, upaya pencegahan stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Anak-anak yang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif akan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung kemajuan bangsa di masa mendatang.
Pemerintah Desa se-Kecamatan Lanrisang pun berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan stunting. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program intervensi spesifik dan sensitif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh pihak berharap angka stunting di Kecamatan Lanrisang dapat terus ditekan, sehingga lahir generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu menjadi penerus pembangunan yang berkualitas di Kabupaten Pinrang.
“Mari bersama-sama mencegah stunting mulai dari keluarga, karena anak sehat hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.” (MLP)










