BERITAPERS || PAREPARE – RSUD Andi Makkasau Kota Parepare terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Indikator Nasional Mutu (INM), Indikator Mutu Prioritas Rumah Sakit (IMPRS), dan Indikator Mutu Prioritas (IMP) Unit Semester I Tahun 2026, yang digelar pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam memastikan seluruh standar mutu pelayanan terlaksana secara optimal. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian indikator di setiap unit pelayanan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Monev dihadiri oleh Ketua dan Anggota Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Andi Makkasau, jajaran manajemen, Komite Mutu, kepala instalasi, kepala ruangan, serta seluruh penanggung jawab indikator mutu dari masing-masing unit pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pengawas RSUD Andi Makkasau, Amarun Agung Hamka, memberikan sejumlah masukan dan catatan strategis sebagai bahan evaluasi bagi seluruh jajaran rumah sakit. Ia menekankan pentingnya penguatan budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian indikator, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan keselamatan pasien dan kepuasan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, setiap unit memaparkan capaian indikator mutu Semester I Tahun 2026, disertai analisis terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Selanjutnya, masing-masing unit menyampaikan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement).
Plt. Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Hj. Muliana, Sp.M., M.Kes, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam menjaga konsistensi mutu pelayanan rumah sakit.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengevaluasi angka capaian indikator, tetapi menjadi momentum untuk melakukan introspeksi, memperkuat koordinasi, dan menyusun strategi perbaikan yang lebih efektif. Kami ingin memastikan seluruh pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan sesuai standar mutu dan standar keselamatan pasien yang telah ditetapkan,” ujar dr. Hj. Muliana.
Ia menambahkan, hasil evaluasi Semester I akan menjadi dasar penyusunan program peningkatan mutu pada Semester II Tahun 2026 sehingga setiap unit mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, tepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Seluruh jajaran RSUD Andi Makkasau memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun budaya mutu. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis kualitas pelayanan akan terus meningkat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit juga semakin kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Humas RSUD Andi Makkasau, Hamsah, mengatakan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi merupakan agenda rutin yang memiliki peran strategis dalam mengawal peningkatan kualitas layanan di rumah sakit.
“Evaluasi ini menjadi media untuk melihat sejauh mana standar pelayanan telah diterapkan di setiap unit. Dari hasil evaluasi tersebut, manajemen dapat mengambil langkah-langkah perbaikan yang tepat agar pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,” jelas Hamsah.
Menurutnya, budaya evaluasi yang dilakukan secara berkala merupakan wujud komitmen RSUD Andi Makkasau dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian INM, IMPRS, dan IMP Unit Semester I Tahun 2026 ini, RSUD Andi Makkasau kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui evaluasi yang terukur, akuntabel, dan berkesinambungan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi landasan dalam menyusun berbagai kebijakan dan strategi peningkatan kinerja di seluruh unit pelayanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang semakin efektif, aman, berkualitas, serta sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit modern. (MLP)




















Discussion about this post