BERITAPERS || BULUKUMBA – Rombongan guru dan anak didik TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, menggelar kegiatan kunjungan edukasi (outing class) ke sentra pembuatan perahu tradisional Pinisi di Panrang Luhu, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan luar kelas tersebut dirancang untuk mendekatkan para anak didik sejak dini pada warisan kebudayaan lokal sekaligus mengisi rangkaian semarak bulan Kemerdekaan.
Kepala TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu, Andi Muliana, menjelaskan bahwa kunjungan edukatif ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung bagi para murid mengenai karya agung kebudayaan dari daerah berslogan Butta Panrita Lopi.
”Kunjungan ini bertujuan mengenalkan budaya Kabupaten Bulukumba sejak dini, sekaligus mengajak anak-anak dan para pendidik mengapresiasi mahakarya pembuatan perahu Pinisi yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda,” ujar Andi Muliana.
Andi Muliana menambahkan, agenda ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan rekreasi dan edukasi sepanjang bulan Agustus yang dirancang untuk mengasah motorik serta kreativitas anak didik, seperti lomba jalan santai hingga menyusun balok.
Di tempat yang sama, salah seorang tenaga pendidik TK Negeri Pertiwi, Evilianti, menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam mendidik anak usia dini, termasuk dalam mengimplementasikan pesan-pesan edukasi dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Ia menceritakan, saat berkunjung ke TK Negeri Pertiwi beberapa waktu lalu, Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Herfida Attas, memberikan arahan bernilai mengenai pentingnya mengenalkan ilmu bercocok tanam sederhana bagi anak usia dini.
”Ibu Ketua TP PKK Bulukumba, Hj. Andi Herfida Attas, pernah memberi masukan agar kami mengenalkan ilmu pertanian ringan dan cara merawat tanaman kepada anak-anak. Edukasi bercocok tanam bunga, sayuran, hingga cabai ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran tentang ketahanan pangan sejak dini,” jelas Evilianti.
Rangkaian kunjungan edukatif tersebut berlangsung penuh kegembiraan dan antusiasme, menciptakan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan rasa cinta kebudayaan dan lingkungan bagi generasi muda di Kabupaten Bulukumba.






















Discussion about this post