BERITAPERS || PINRANG — Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan tenaga pendidik di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Hamsina, S.E., M.M., guru SMAN 10 Pinrang, berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM).
Hamsina mengikuti Ujian Promosi Doktor pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Aula Lantai 5 Program Pascasarjana UNM, Kampus Gunungsari Baru, Makassar. Dalam ujian tersebut, ia mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Kesiapan Berwirausaha Siswa SMK di Kabupaten Pinrang.”
Capaian tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus kebanggaan bagi SMAN 10 Pinrang. Hamsina juga dikenal sebagai satu-satunya pendidik tingkat SMA di Kabupaten Pinrang yang meraih gelar doktor di bidang ekonomi, sehingga pencapaiannya menjadi bagian dari catatan prestasi dunia pendidikan di Bumi Lasinrang.
Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai guru, Hamsina mampu menyelesaikan penelitian doktoralnya dengan mengangkat isu kesiapan berwirausaha siswa SMK. Topik tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, terutama dalam mempersiapkan peserta didik agar tidak hanya memiliki kompetensi keahlian, tetapi juga mampu melihat peluang dan membangun kemandirian.
“Perjalanan ini cukup panjang dan membutuhkan komitmen yang kuat. Niat awal saya adalah meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik di SMAN 10 Pinrang,” ujar Hamsina.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktoral diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian akademik, tetapi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Ilmu yang saya peroleh selama proses pendidikan doktoral diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan memberikan manfaat bagi siswa,” tambahnya.
Dalam proses akademiknya, Hamsina mendapat bimbingan dan pengujian dari sejumlah akademisi UNM. Berdasarkan lembar pengesahan disertasi, tim akademik tersebut antara lain Prof. Dr. Risma Niswaty, S.S., M.Si., Prof. Dr. Romansyah Sahubuddin, S.E., M.Si., Prof. Dr. Muhammad Rakib, S.Pd., M.Si., Dr. Muh. Ichwan Musa, S.E., M.Si., Prof. Dr. Rahmatullah, S.Pd., M.E., Dr. Zaenal Ruma, S.Pd., M.M., serta Dr. Muhammad Arifin, M.Pd.
Kepala SMAN 10 Pinrang, Hj. Ida Riliani, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia menilai capaian Hamsina menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi tenaga pendidik lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesional.
“Beliau menunjukkan bahwa seorang pendidik harus terus belajar dan mengembangkan diri. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi SMAN 10 Pinrang dan diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Dengan diraihnya gelar doktor, Hamsina diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pendidik sekaligus memberikan kontribusi pemikiran dalam pengembangan pendidikan ekonomi dan kewirausahaan di Kabupaten Pinrang.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian sebagai guru tidak menjadi penghalang untuk terus menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi. Justru, pengalaman akademik yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, inovatif, dan sesuai dengan tantangan generasi muda.
Prestasi Hamsina sekaligus menambah daftar kebanggaan dunia pendidikan Pinrang, sekaligus menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dimulai dari para pendidik yang memiliki komitmen untuk terus belajar dan berkembang. (MLP)




















Discussion about this post