BERITAPERS || SUPPA, PINRANG — Kamis, 27 Agustus 2026. MA Biharul Ulum Ma’arif yang berada di Lero, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, terus membangun lingkungan pendidikan yang mengintegrasikan penguatan akademik dengan pembinaan nilai-nilai keagamaan. Salah satu bentuk pembiasaan yang diterapkan adalah pelaksanaan salat Ashar berjamaah bagi seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII di tengah aktivitas pembelajaran.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari efektif sekolah, mulai Senin hingga Jumat, seiring dengan penerapan sistem lima hari sekolah di lingkungan madrasah. Ketika waktu salat Ashar tiba, seluruh peserta didik menghentikan sementara aktivitas pembelajaran dan menuju Masjid As-Safar yang berada di lingkungan MA Biharul Ulum Ma’arif.
Dengan tertib, para peserta didik mengikuti salat Ashar berjamaah. Setelah pelaksanaan ibadah selesai, mereka kembali ke ruang kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran hingga jadwal sekolah berakhir.
Penerapan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menciptakan keseimbangan antara pengembangan kemampuan akademik dan pembentukan karakter spiritual peserta didik. Madrasah tidak hanya menempatkan keberhasilan belajar sebagai tujuan pendidikan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran dalam menjalankan kewajiban keagamaan secara disiplin dan berkelanjutan.
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan salat Ashar berjamaah merupakan bagian dari pembinaan keseharian peserta didik yang telah menjadi kebiasaan di lingkungan madrasah.
“Pembelajaran tetap menjadi bagian utama aktivitas peserta didik, namun kewajiban ibadah juga harus diperhatikan. Karena itu, ketika waktu salat Ashar tiba, peserta didik melaksanakan salat berjamaah, kemudian kembali ke kelas untuk menyelesaikan pembelajaran sampai waktu pulang,” ujar Arifuddin.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi pelajaran di dalam kelas. Lebih dari itu, sekolah atau madrasah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab peserta didik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui pelaksanaan salat berjamaah, peserta didik diharapkan mampu memahami pentingnya mengatur waktu dan menempatkan setiap tanggung jawab sesuai dengan porsinya. Aktivitas belajar tetap dijalankan dengan sungguh-sungguh, sementara kewajiban beribadah juga tidak diabaikan.
“Kami ingin peserta didik terbiasa memahami waktu dan tanggung jawabnya. Belajar tetap dijalankan, sementara kewajiban ibadah juga tidak ditinggalkan. Dengan pembiasaan seperti ini, kami berharap nilai disiplin dan tanggung jawab dapat tumbuh secara alami dalam diri mereka,” lanjutnya.
Kegiatan salat Ashar berjamaah diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII selama hari efektif sekolah. Konsistensi pelaksanaannya menjadi salah satu bagian penting dalam pembentukan budaya madrasah yang menempatkan nilai keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.
Keberadaan Masjid As-Safar di lingkungan madrasah turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Peserta didik dapat menunaikan salat tanpa harus meninggalkan kawasan sekolah, sehingga waktu pembelajaran dapat diatur secara efektif dan kegiatan akademik tetap berlangsung sesuai jadwal.
Setelah salat berjamaah, suasana pembelajaran kembali berjalan seperti biasa. Para peserta didik melanjutkan pelajaran di kelas masing-masing hingga waktu pulang. Pola tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ibadah dan aktivitas akademik dapat berjalan secara berdampingan melalui pengaturan waktu yang baik.
Bagi MA Biharul Ulum Ma’arif, pembiasaan salat berjamaah bukan semata-mata kegiatan rutin, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter. Melalui kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus, peserta didik diharapkan memiliki kesadaran untuk menjalankan kewajiban, menghargai waktu, serta membangun tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diemban.
Dengan mengintegrasikan kegiatan belajar dan pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari di madrasah, MA Biharul Ulum Ma’arif terus berupaya menghadirkan pendidikan yang seimbang. Pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi masa depan.
Melalui pembiasaan salat Ashar berjamaah yang dilaksanakan secara konsisten, madrasah berharap nilai-nilai positif tersebut dapat terus melekat dalam kehidupan peserta didik, tidak hanya selama berada di lingkungan sekolah, tetapi juga ketika mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. (MLP)





















Discussion about this post