BERITAPERS, PINRANG – Keberadaan Masjid As-Safar di lingkungan MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk menuntut ilmu, memperkuat pembinaan keagamaan, dan membangun kebersamaan dengan masyarakat sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Prof. Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag., M.A., saat menjadi khatib dalam Salat Jumat perdana di Masjid As-Safar, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, keberadaan masjid di lingkungan madrasah diharapkan memberikan manfaat yang luas. Selain digunakan untuk Salat berjamaah, masjid dapat menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah, memperdalam pemahaman keagamaan, menuntut ilmu, serta membangun hubungan sosial yang baik.
“Keberadaan Masjid As-Safar di lingkungan MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa diharapkan tidak hanya menjadi sarana ibadah bagi keluarga besar madrasah, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat yang bermukim di sekitarnya,” demikian pesan yang disampaikan dalam khutbah tersebut.
Masjid juga diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan akhlak dan berbagai kegiatan positif yang mendukung perkembangan peserta didik maupun kehidupan keagamaan masyarakat sekitar.
Lebih dari 100 jamaah mengikuti Salat Jumat perdana tersebut. Jamaah terdiri atas keluarga besar madrasah, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, tokoh masyarakat, serta warga yang tinggal di sekitar masjid.
Masjid As-Safar Jadi Ruang Ibadah dan Menuntut Ilmu
Hadirnya Masjid As-Safar di lingkungan MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa dinilai semakin melengkapi lingkungan madrasah sebagai ruang pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembinaan keagamaan dan akhlak peserta didik.
Keberadaan masjid tersebut diharapkan membuka ruang bagi kegiatan Salat berjamaah, pembelajaran keagamaan, pembinaan umat, serta aktivitas positif lainnya.
Dengan demikian, Masjid As-Safar diharapkan dapat terus dimakmurkan dan memberikan manfaat bagi keluarga besar madrasah maupun masyarakat di sekitarnya.
Masjid As-Safar merupakan bagian dari program revitalisasi madrasah yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebelumnya, Masjid As-Safar telah diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan pada 8 Juni 2026 melalui penandatanganan prasasti sebagai penanda peresmian dan pemanfaatan fasilitas tersebut.
Kini, setelah mulai digunakan untuk Salat Jumat, Masjid As-Safar memasuki babak baru sebagai tempat ibadah yang diharapkan terus dimakmurkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, pembelajaran, dan pembinaan umat.
Salat Jumat perdana berlangsung tertib dan khidmat. Ust. Heriswandi, S.Pd., bertindak sebagai imam.
Pihak madrasah berharap Masjid As-Safar dapat terus dimakmurkan dan memberikan manfaat bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta masyarakat sekitar.






















Discussion about this post