BeritaPers. Pendidikan || Di tengah hiruk-pikuk modernisasi dan dinamika pendidikan era digital, sebuah karya monumental hadir untuk menjawab dahaga para pendidik yang merindukan suasana kelas yang hidup, hangat, dan berkesan. Buku bertajuk “Hypnoteaching: Menciptakan Pembelajaran yang Melekat di Hati” kini resmi menyapa khalayak luas.
Judul yang sarat makna ini bukan sekadar deretan kata indah, melainkan sebuah sublimasi filosofis; Hypnoteaching menjadi sarana metodologis untuk menjangkau pikiran bawah sadar peserta didik, sementara subjudul “Menciptakan Pembelajaran yang Melekat di Hati” merangkum cita-cita mulia agar ilmu pengetahuan yang ditransfer tidak berhenti sebagai hafalan sesaat di benak, melainkan menghujam dalam jiwa dan membentuk karakter seumur hidup.
Lahirnya mahakarya ini tidak lepas dari genggaman dingin sang penulis, Muh Anwar. HM. Sosok beliau adalah potret sempurna dari perpaduan antara akademisi ulung dan pakar kepribadian. Sebagai Mind Technology Trainer, Master NLP (Neuro-Linguistic Programming), dan Hypnotherapist bersertifikasi, beliau memiliki pemahaman mendalam tentang seluk-beluk kerja pikiran manusia.
Pengalaman intensifnya sebagai Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, Kepala Microleading FTK, Kaprodi Manajemen STIMI Makassar, CEO ITMT Indonesia, hingga kiprahnya sebagai motivator dan public speaker nasional, menjadikan setiap kata dalam buku ini berbobot, aplikatif, dan memancarkan karisma keilmuan yang memukau siapa saja yang membacanya.

Buku ini dirancang dengan niat tulus untuk merevolusi paradigma mengajar yang kerap kaku dan berjarak. Melalui perpaduan pendekatan psikologis modern dan empati mendalam, sasaran utama buku ini mencakup para guru, dosen, praktisi pendidikan, hingga orang tua yang ingin membangun komunikasi efektif dengan anak.
Manfaat yang ditawarkan amat nyata: pembaca diajak menguasai seni bahasa sugestif, mengelola emosi kelas, serta meruntuhkan mental block siswa, sehingga proses belajar-mengajar berubah dari sekadar kewajiban yang menjenuhkan menjadi petualangan intelektual yang dirindukan dan menginspirasi.
Dukungan mutlak terhadap karya ini mengalir hangat, salah satunya melalui sambutan eksklusif dari Dr. Ibrahim Syah, S.E., M.M, Ketua STIMI Makassar. Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan institusi tempat penulis mengabdi sebagai Kaprodi Manajemen, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan inovasi tanpa henti dari Muh Anwar. HM. Bagi Dr. Ibrahim Syah, keberadaan karya ini adalah bukti nyata komitmen penulis dalam mengintegrasikan keahlian mind technology dengan tata kelola manajemen pendidikan yang modern, sekaligus menjadi kebanggaan besar bagi civitas akademika STIMI Makassar.
Senada dengan hal tersebut, sambutan hangat juga datang dari Dr. Ahmad Afiif, S.Ag., M.Si, Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FTK UIN Alauddin Makassar. Sebagai rekan sejawat di UINAM yang menyaksikan dari dekat kiprah penulis mengawal laboratorium Microleading, beliau menyoroti betapa buku ini relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan Islam kontemporer.
Dr. Ahmad Afiif menilai sosok Muh Anwar. HM sebagai sosok pendidik sejati yang berhasil mentransformasi teori-teori pedagogi abstrak menjadi langkah-langkah praktis bernuansa spiritual dan humanis.
Tatanan pengantar buku ini kian lengkap dengan sentuhan reflektif dari Adrianah, S.Pd., M.Pd, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIMI Makassar. Dalam pandangannya, hubungan kerja yang erat dengan penulis memberikan kesaksian hidup tentang bagaimana Muh Anwar. HM senantiasa mempraktikkan seni hypnoteaching dalam membina karakter dan potensi para mahasiswa. Ibu Adrianah menyajikan sudut pandang emosional mengenai bagaimana buku ini mampu menyentuh sisi terlembut seorang pendidik untuk selalu mengajar dengan ketulusan dan cinta.
Keindahan narasi dan keutuhan gagasan dalam buku ini tidak lepas dari tangan dingin Sitti Zakiyah AM yang dipercaya sebagai Editor. Penunjukan beliau bukanlah tanpa alasan; dedikasi dan kecermatannya dalam menata alur ide membuat setiap gagasan rumit tentang mind technology mengalir begitu renyah, puitis, dan mudah dicerna. Sentuhan penyuntingan yang bernas dari Sitti Zakiyah sukses mengubah naskah ilmiah ini menjadi sebuah bacaan yang menggugah emosi, seolah mengajak pembaca berdialog langsung dengan hati nurani mereka.
Di sisi lain, keputusan penerbit Goresan Pena yang berbasis di Kuningan, Jawa Barat, untuk menerbitkan naskah ini merupakan langkah yang sangat strategis dan berani. Pihak penerbit melihat bahwa naskah ini memiliki nilai keunggulan (literary excellence) yang langka di pasaran. Sosok penulis yang memiliki kepakaran komplit serta rekam jejak sebagai trainer nasional menjadi jaminan mutu bahwa karya ini bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan panduan hidup yang sangat bernilai dan berdaya jual tinggi secara intelektual.
Secara umum, buku Hypnoteaching ini menyajikan gambaran komprehensif tentang bagaimana pikiran manusia bekerja dalam menyerap informasi. Pembaca akan diajak melintasi gelombang otak, memahami seni komunikasi non-verbal, hingga menerapkan teknik-teknik sugesti positif yang dapat mencairkan suasana kelas yang paling dingin sekalipun.
Seluruh bab dirancang secara sistematis, memadukan riset ilmiah, pengalaman empiris sang penulis, serta latihan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam ruang-ruang kelas nyata.
Kini, hadirnya buku ini menjadi oase di tengah dahaga transformasi pendidikan tanah air. Mengajar bukan lagi soal menjejali kepala dengan angka dan hafalan, melainkan tentang menyalakan lilin inspirasi di dalam jiwa. Karya ini adalah jawaban bagi setiap pendidik yang merindukan senyum antusias dari para peserta didiknya di setiap awal pembelajaran.
Oleh karena itu, bagi Anda para pendidik, dosen, mahasiswa kependidikan, orang tua, maupun pencinta ilmu pengetahuan di seluruh pelosok nusantara, memiliki buku ini adalah sebuah investasi terbaik untuk masa depan pendidikan anak bangsa. Jangan biarkan kelas-kelas Anda berlalu tanpa kesan dan emosi.
Segera dapatkan buku “Hypnoteaching: Menciptakan Pembelajaran yang Melekat di Hati” karya Muh Anwar. HM, dan jadilah bagian dari gerakan pendidik masa kini yang mengajar tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan ketulusan hati dan keahlian pikiran.





















Discussion about this post