BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang menyerahkan bantuan kepada Abdul Azis, warga Desa Barang Palie, Kecamatan Lanrisang, yang menjadi korban kebakaran pada 20 April 2026 lalu. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Lanrisang, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan penyerahan bantuan turut disaksikan Camat Lanrisang, Hasri Hadi, S.IP, bersama Pejabat (Pj) Kepala Desa Barang Palie Risnawati, S.Sos sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana kebakaran.
Bantuan yang disalurkan BPBD Kabupaten Pinrang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada warga yang mengalami musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban korban dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pascakebakaran.
Camat Lanrisang Hasri Hadi menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Pinrang atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Lanrisang, khususnya warga yang terdampak musibah kebakaran.
“Pemerintah tentu hadir untuk masyarakat yang sedang mengalami musibah. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada saudara kita, Abdul Azis, yang menjadi korban kebakaran. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan setelah kejadian tersebut,” ujar Hasri Hadi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan serta dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama ketika terjadi bencana.
“Kami berharap masyarakat yang mengalami musibah tidak merasa sendiri. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan pemerintah kabupaten akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang ada. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan kondisi keluarga korban segera kembali pulih,” lanjutnya.
Hasri Hadi juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran. Menurutnya, pencegahan dan kewaspadaan sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi bencana.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana. Melalui sinergi antara BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi korban dan keluarganya.
Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap Abdul Azis dan keluarganya dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari setelah mengalami musibah kebakaran yang terjadi pada April 2026. (MLP)



















Discussion about this post