BERITAPERS || PAREPARE — Polsek Ujung kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara aparat, pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan dihadiri Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah, Camat Ujung Andi Muliady, Lurah Ujung Bulu Hasrah, perwakilan BPJS dan Jasa Raharja, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Ujung Bulu.
Forum berlangsung interaktif dengan berbagai informasi dan aspirasi masyarakat. Lurah Ujung Bulu Hasrah mengajak warga memanfaatkan Jumat Curhat sebagai ruang untuk menyampaikan persoalan di lingkungan agar dapat dikoordinasikan dan ditindaklanjuti.
Camat Ujung Andi Muliady mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi sarana bagi pemerintah untuk mengetahui secara langsung persoalan masyarakat. Ia juga menyambut baik kehadiran BPJS dan Jasa Raharja yang memberikan informasi mengenai layanan kepada warga.
Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca panas. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga keamanan lingkungan, bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi.
Perwakilan Jasa Raharja, Fikri Fansuri, menjelaskan pentingnya laporan kepolisian dalam pengurusan santunan kecelakaan. Ia juga menyampaikan bahwa biaya medis bagi korban luka-luka dapat ditanggung sesuai plafon hingga Rp20 juta.
“Klaim santunan yang terbayarkan tidak ada potongan sepeser pun,” jelas Fikri.
Sementara pihak BPJS menginformasikan masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui Call Center BPJS 165 maupun petugas BPJS yang tersedia di fasilitas kesehatan dan rumah sakit.
Dalam sesi dialog, Ketua RT 8 yang akrab disapa Bang One menyampaikan persoalan pengawasan rumah kos, mekanisme klaim kecelakaan tunggal, serta kebutuhan darah bagi pasien ketika stok di rumah sakit tidak tersedia.
Menanggapi persoalan rumah kos, AKP Sukri Abdullah menegaskan pihaknya akan melakukan pengecekan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat kelurahan.
“Kita akan turun dan mengecek langsung ke lokasi. Kita akan memastikan setiap tamu dari penghuni kos wajib melapor kepada RW ataupun RT untuk pendataan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Selain itu, Ketua RW 3, Sabar, turut menyampaikan informasi terkait dugaan pengerjaan proyek fisik yang tidak sesuai spesifikasi. Camat Ujung memastikan pihak kecamatan bersama kelurahan akan melakukan pengecekan dan mengumpulkan data untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Kegiatan Jumat Curhat berakhir sekitar pukul 10.30 Wita dengan komitmen seluruh pihak untuk terus memperkuat komunikasi serta menindaklanjuti berbagai informasi dan aspirasi yang disampaikan masyarakat. (MLP)






















Discussion about this post