BERITAPERS || Makassar, Ahad, 30 Agustus 2026 — Musibah kebakaran yang menimpa masyarakat di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, menjadi perhatian dan mengetuk kepedulian berbagai pihak. Di tengah kondisi tersebut, PK IMDI UIN Alauddin Makassar hadir menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi mahasiswa untuk tidak hanya beraktivitas di ruang-ruang akademik dan kelembagaan, tetapi juga mengambil peran nyata dalam kehidupan sosial masyarakat. Bagi mahasiswa, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari pengamalan nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Bantuan yang diberikan berupa sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh para korban. Meskipun bantuan tersebut mungkin tidak sepenuhnya mampu mengembalikan kondisi seperti sebelum musibah, setidaknya kehadiran dan perhatian yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan antara mahasiswa dan masyarakat. Musibah tidak semestinya hanya dilihat sebagai sebuah peristiwa, tetapi juga sebagai panggilan untuk membangun solidaritas, saling membantu, dan menunjukkan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri ketika menghadapi kesulitan.
PK IMDI UINAM berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi korban kebakaran dan membantu memenuhi sebagian kebutuhan mereka dalam masa pemulihan. Kepedulian sosial diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus menjadi bagian dari gerakan mahasiswa yang berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa gerakan mahasiswa bukan hanya tentang menyampaikan kritik dan menyuarakan aspirasi, tetapi juga tentang menghadirkan solusi dan kemanfaatan ketika masyarakat membutuhkan. Kepekaan terhadap persoalan sosial harus berjalan beriringan dengan keberanian berpikir dan keberanian untuk bertindak.
“Ketika musibah menguji keteguhan manusia, solidaritas menjadi bukti bahwa kepedulian masih hidup. Mahasiswa tidak cukup hanya berbicara tentang masyarakat, tetapi harus mampu hadir, mendengar, dan mengambil bagian dalam meringankan beban mereka.”
Semoga para korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam melewati masa pemulihan. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi bagian kecil dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kembali harapan bagi masyarakat terdampak.
Penulis: Alif




















Discussion about this post