BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Kebakaran lahan kebun terjadi di Dusun Bonto Pucu, Desa Amassangang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Senin (31/8/2026) petang. Kebakaran tersebut melanda lahan milik Hj. Nurmi, 59 tahun, dengan luas area terdampak diperkirakan sekitar 40 are.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.39 Wita. Berdasarkan keterangan pemilik lahan, api tiba-tiba terlihat muncul di area kebun miliknya. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab pasti munculnya api belum diketahui.
Mengetahui kejadian tersebut, Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP., Sekcam dan bersama unsur TNI-Polri, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Respons cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke area perkebunan maupun wilayah di sekitar lokasi kejadian. Petugas bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP., mengapresiasi kesigapan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Begitu mendapatkan informasi, kami bersama Babinsa, personel kepolisian, pemerintah desa, Damkar dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan respons cepat semua pihak, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan,” ujar Hasri Hadi.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan perlu terus ditingkatkan, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum api meluas,” katanya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 17 personel dikerahkan, terdiri atas unsur pemerintah kecamatan dan desa, satu personel Babinsa Koramil 1404-08/Lanrisang, dua personel kepolisian, tujuh personel Damkar, serta empat orang masyarakat.
Petugas juga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit SPM untuk mendukung proses pemadaman di lokasi.
Berkat koordinasi dan kerja sama lintas sektor, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 Wita. Selanjutnya, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.
Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiel berupa lahan kebun yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 40 are.
Camat Lanrisang menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan setiap kejadian kebakaran di wilayah Kecamatan Lanrisang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bersama-sama membantu proses pemadaman. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar setiap kejadian dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” tutup Hasri Hadi. (MLP)






















Discussion about this post