BERITAPERS || PAREPARE – Klenteng Kwan Kong Parepare di Jalan P. Midding, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, dipenuhi suasana khidmat saat umat Konghucu dan Taoisme memperingati Hari Lahir Yang Mulia (YM.) Guan Sheng Di Jun atau Kwang Kong ke-1866, Rabu malam (5/8/2026).
Perayaan yang merupakan agenda keagamaan tahunan tersebut tidak hanya dihadiri umat dari Kota Parepare, tetapi juga diikuti oleh umat Konghucu dan Taoisme yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, di antaranya Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, serta sejumlah daerah lainnya. Kehadiran para umat dari berbagai wilayah menjadi wujud kuatnya ikatan persaudaraan sekaligus semangat menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 21.30 WITA dengan doa bersama dan pembacaan kitab suci yang dipimpin oleh Pimpinan Kelompok Doa, Ny. Siu Ing. Seluruh umat mengikuti prosesi dengan penuh kekhusyukan, menghadirkan suasana religius yang sarat makna.
Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan ritual persembahyangan sebagai bentuk penghormatan kepada YM. Guan Sheng Di Jun, sosok yang dihormati sebagai lambang kesetiaan, keberanian, kejujuran, kebijaksanaan, dan integritas. Dalam tradisi Konghucu dan Taoisme, nilai-nilai tersebut menjadi pedoman moral yang terus dijaga dan diwariskan kepada setiap generasi.
Prosesi dilanjutkan dengan penyalaan lilin dan dupa sebagai simbol penghormatan serta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Asap dupa yang memenuhi ruangan klenteng menciptakan suasana sakral, sementara lantunan doa dan pembacaan kitab suci berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Salah satu prosesi yang paling dinantikan adalah ritual mengelilingi area klenteng yang dipimpin oleh Ny. Siu Ing dan diikuti seluruh umat. Dengan langkah perlahan dan penuh penghormatan, para peserta mengikuti jalannya ritual sebagai ungkapan rasa syukur, penghormatan kepada YM. Guan Sheng Di Jun, sekaligus doa agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kedamaian, dan keberkahan.
Ketua Pengurus Klenteng Kwan Kong Parepare, Sony Fulok, mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir YM. Guan Sheng Di Jun memiliki makna yang sangat penting bagi umat Konghucu dan Taoisme. Menurutnya, perayaan ini bukan hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarsesama umat dari berbagai daerah.
“Perayaan Hari Lahir YM. Guan Sheng Di Jun merupakan momen yang sangat berarti bagi kami. Setiap tahun umat dari berbagai daerah berkumpul di Klenteng Kwan Kong Parepare untuk bersama-sama beribadah, mempererat tali persaudaraan, sekaligus melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur. Nilai-nilai kejujuran, kesetiaan, keberanian, dan kebajikan yang diajarkan beliau menjadi pedoman dalam kehidupan kami sehari-hari,” ujar Sony Fulok.
Sony menambahkan bahwa kehadiran umat dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan di kalangan umat Konghucu dan Taoisme di Sulawesi Selatan.
“Kami bersyukur karena perayaan tahun ini kembali dihadiri saudara-saudara kami dari Makassar, Pinrang, dan berbagai daerah lainnya. Kehadiran mereka menjadi kebahagiaan tersendiri sekaligus mempererat silaturahmi di antara sesama umat. Kami berharap tradisi ini terus lestari dan menjadi jembatan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Parepare,” tambahnya.
Perayaan Hari Lahir YM. Guan Sheng Di Jun ke-1866 dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 5 hingga 6 Agustus 2026. Selain menjadi hari besar keagamaan, perayaan tersebut juga memiliki nilai budaya yang tinggi sebagai bagian dari warisan tradisi masyarakat Tionghoa yang terus dijaga dan dilestarikan.
Selama pelaksanaan kegiatan, jajaran Polres Parepare bersama Polsek Bacukiki melaksanakan pengamanan dan pemantauan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprint/968/VIII/PAM.3.3/2026. Kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman sehingga seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.
Perayaan ini kembali menegaskan bahwa keberagaman yang tumbuh di Kota Parepare menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati, peringatan Hari Lahir YM. Guan Sheng Di Jun tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan keharmonisan umat di tengah keberagaman. (MLP)






















Discussion about this post