LANRISANG, PINRANG — Senin, 24, Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Pinrang terus melakukan upaya untuk meningkatkan ketersediaan air bagi sektor pertanian. Salah satunya melalui rapat koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi rencana pompanisasi irigasi di wilayah Kecamatan Lanrisang.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA-BK) Kabupaten Pinrang, Bachrum Syah, S.STP., M.Si., Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.PI, Kepala UPT SDA Jampue Hasanuddin,ST, Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi,SE, kepala desa Amassangan Hasan Basry, serta perwakilan petani dari wilayah yang menjadi bagian dari rencana program pompanisasi.
Pertemuan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan rencana pembangunan sistem pompanisasi irigasi. Mulai dari kondisi sumber air, lokasi yang akan digunakan, kebutuhan petani, hingga kesiapan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Usai rapat koordinasi, rombongan kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pompanisasi irigasi. Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara nyata kondisi wilayah, potensi sumber air, serta kebutuhan infrastruktur yang diperlukan dalam mendukung pengairan lahan pertanian masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses perencanaan agar program yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Masukan dari pemerintah desa dan para petani turut menjadi perhatian dalam pembahasan, mengingat masyarakat merupakan pihak yang secara langsung merasakan dampak ketersediaan air terhadap produktivitas pertanian.
Kepala Dinas SDA-BK Kabupaten Pinrang, Bachrum Syah, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa rapat koordinasi dan peninjauan lapangan merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan rencana pompanisasi irigasi dapat dirancang secara tepat dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, mendengarkan masukan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan terutama para petani. Semua masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah dan perencanaan pompanisasi ke depan,” ujar Bachrum Syah.
Ia menambahkan, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan infrastruktur pengairan harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi teknis, potensi sumber air, serta kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami, rencana pompanisasi ini nantinya dapat menjadi solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan air pertanian, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Namun tentu seluruh proses harus melalui kajian dan perencanaan yang matang agar program yang dilaksanakan benar-benar efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Lanrisang Hasri Hadi , S.IP, menyambut baik adanya koordinasi dan peninjauan lokasi tersebut. Menurutnya, rencana pompanisasi irigasi diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian, khususnya pada saat terjadi keterbatasan pasokan air.
“Koordinasi seperti ini sangat penting karena perencanaan program harus didasarkan pada kondisi yang sebenarnya di lapangan. Kami berharap rencana pompanisasi ini dapat memberikan manfaat bagi para petani dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kecamatan Lanrisang,” ujar Hasri Hadi.
Keterlibatan Dinas SDA-BK Kabupaten Pinrang bersama UPT SDA Jampue dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi teknis dan penyusunan langkah-langkah yang diperlukan untuk merealisasikan rencana program.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, serta kelompok petani menunjukkan adanya komitmen bersama dalam mengawal rencana pembangunan infrastruktur pengairan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi dan peninjauan lapangan tersebut, seluruh pihak berharap rencana pompanisasi irigasi dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan hasil kajian dan kebutuhan teknis. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. (MLP)





















Discussion about this post