BERITAPERS || SIDRAP — Minggu, 23 Agustus 2026. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi yang membahas sejumlah agenda dan isu strategis terkait pemerintahan serta pembangunan desa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Masza 88, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada 19 Agustus 2026, dan dihadiri jajaran pengurus serta perwakilan APDESI Merah Putih dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Pinrang, Haedar Ahmad, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Haedar Ahmad juga dikenal sebagai Kepala Desa Padakkalawa dan aktif dalam memperjuangkan aspirasi serta kepentingan pemerintahan desa, khususnya di Kabupaten Pinrang.
Dalam rapat koordinasi itu, salah satu agenda utama yang dibahas adalah konsolidasi organisasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan berlangsung pada tahun 2027, 2028, dan 2029. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya menyamakan pandangan dan mempersiapkan langkah organisasi dalam menyikapi agenda Pilkades pada tahun-tahun mendatang.
Selain itu, peserta rapat juga membahas rekomendasi terkait representasi tokoh masyarakat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa. Aspirasi tersebut direncanakan akan dirumuskan dan disuarakan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat.
Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Pinrang, Haedar Ahmad, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan pandangan pemerintah desa terhadap berbagai persoalan strategis.
“Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyatukan pandangan dan memperkuat konsolidasi. Berbagai aspirasi dari desa, termasuk terkait Pilkades dan rekomendasi mengenai Plt. Kepala Desa, perlu diperjuangkan secara bersama-sama,” ujar Haedar Ahmad.
Tidak hanya membahas persoalan pemerintahan desa, rapat juga memberikan perhatian terhadap program swasembada pangan melalui pengembangan kandang ayam petelur APDESI Merah Putih.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan, menciptakan kegiatan ekonomi produktif, serta mendorong kemandirian desa. Pengembangan peternakan ayam petelur juga dinilai memiliki potensi untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.
Haedar Ahmad menegaskan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan pembangunan dan perekonomian. Karena itu, menurutnya, kolaborasi dan inovasi program harus terus didorong.
“Selain memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada desa, kami juga ingin mendorong program-program produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Melalui Rapat Koordinasi DPD APDESI Merah Putih Sulawesi Selatan di Sidrap tersebut, diharapkan semakin terbangun sinergi dan kekompakan antar-pengurus dalam memperjuangkan kepentingan desa. Forum ini juga menjadi ruang untuk merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai agenda pemerintahan desa sekaligus mendorong lahirnya program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(MLP)





















Discussion about this post